Cicantayan (KEMENAG)
Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Cicantayan bersama Pemerintah Kecamatan Cicantayan dan Forum Pondok Pesantren (FPP) melaksanakan rapat koordinasi persiapan Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) Tahun 2026, Senin (28/9/2026). Rapat tersebut melibatkan unsur pemerintah dan pimpinan pondok pesantren se-Kecamatan Cicantayan.
Kegiatan menjadi ruang bersama untuk menyatukan persepsi dan membahas berbagai persiapan pelaksanaan HSN di tingkat Kecamatan Cicantayan. Koordinasi dilakukan agar rangkaian kegiatan dapat dipersiapkan secara tertib serta melibatkan unsur terkait sesuai dengan peran masing-masing.
Rapat dihadiri Camat Cicantayan H. Tamtam Alamsyah, S.IP., Kepala KUA Kecamatan Cicantayan Yudi Haryadi, S.Ag., M.Si., Ketua FPP Kecamatan Cicantayan KH. Ahmad Syarifudin, serta para pimpinan pondok pesantren. Salah satu unsur pesantren yang hadir adalah Aang Fahmi Syihab, Pimpinan Pondok Pesantren Assalafiyyah II.
Camat Cicantayan, H. Tamtam Alamsyah, menyampaikan pentingnya kerja sama lintas sektor dalam mempersiapkan peringatan HSN. Menurutnya, Hari Santri tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat peran pesantren dan santri dalam kehidupan sosial kemasyarakatan.
Sementara itu, Kepala KUA Kecamatan Cicantayan, Yudi Haryadi, S.Ag., M.Si., menyampaikan bahwa KUA berkomitmen untuk terus membangun komunikasi dengan unsur keagamaan, khususnya pondok pesantren, dalam mendukung penguatan kehidupan keagamaan di wilayah Kecamatan Cicantayan.
“Hari Santri adalah momentum untuk merawat ingatan sejarah sekaligus meneguhkan kembali peran santri dalam membangun masyarakat. Karena itu, penyelenggaraannya perlu dipersiapkan secara bersama-sama, dengan semangat guyub, tertib, dan penuh tanggung jawab,” ungkap Yudi.
Ketua FPP Kecamatan Cicantayan, KH. Ahmad Syarifudin, bersama para pimpinan pesantren turut memberikan masukan dan gagasan terkait persiapan rangkaian kegiatan HSN. Keterlibatan pesantren diharapkan dapat memperkuat nilai silaturahmi dan ukhuwah serta membuka ruang bagi santri untuk berkontribusi dalam kehidupan masyarakat.
Rapat koordinasi tersebut juga memperkuat komunikasi antara pemerintah kecamatan, KUA, FPP, dan pondok pesantren dalam mempersiapkan pelaksanaan HSN Tahun 2026. Masing-masing unsur diharapkan dapat mengambil peran sesuai dengan tugas dan kapasitasnya agar kegiatan berjalan secara tertib dan terkoordinasi.
Melalui koordinasi tersebut, KUA Cicantayan bersama Pemerintah Kecamatan dan FPP terus mematangkan persiapan peringatan Hari Santri Nasional sebagai momentum untuk mengenang kontribusi ulama dan santri sekaligus memperkuat nilai keagamaan, kebangsaan, dan pengabdian kepada masyarakat.
Kontributor: KUA Cicantayan
Editor: Dindin M
Fotografer: Humas Kemenag Kabupaten Sukabumi







