Cibitung (KEMENAG)
Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Cibitung melakukan kunjungan ke MTs YASPI Cibitung dalam rangka koordinasi dan persiapan pelaksanaan Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS), Jumat (18/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari persiapan pembinaan keagamaan dan penguatan karakter bagi peserta didik usia sekolah.
Kunjungan tersebut dilakukan oleh Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Cibitung, yakni Madjalis, S.H., Ryan Marciano, S.Ag., Ahyan Mustopa, S.Ag., Dera Erlan Swasta, S.H., Neli Anggraeni, S.H., dan Eva Habibah, S.Pd.I. Tim Penyuluh berkoordinasi dengan pihak madrasah mengenai rencana pelaksanaan BRUS, termasuk penyamaan persepsi dan teknis kegiatan.
BRUS menjadi salah satu bentuk pembinaan bagi remaja usia sekolah untuk memberikan bekal dalam menghadapi berbagai tantangan pada masa pertumbuhan. Pembinaan diarahkan pada penguatan nilai-nilai keagamaan, pembentukan karakter, menjaga pergaulan, serta membangun kesadaran peserta didik untuk mempersiapkan masa depan melalui pendidikan dan pengembangan diri.
Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Cibitung memiliki peran dalam memberikan bimbingan dan penyuluhan keagamaan kepada masyarakat, termasuk kelompok remaja. Melalui BRUS, pembinaan dilakukan dengan pendekatan edukatif agar materi yang disampaikan dapat lebih dekat dengan kehidupan dan kebutuhan peserta didik.
Salah satu Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Cibitung, Dera Erlan Swasta, S.H., menyampaikan bahwa koordinasi dengan pihak madrasah menjadi langkah penting sebelum BRUS dilaksanakan. Menurutnya, pembinaan remaja perlu dilakukan melalui kerja sama antara KUA, madrasah, dan unsur terkait.
“BRUS menjadi ruang bagi Penyuluh untuk mendampingi remaja dalam memahami nilai-nilai keagamaan sekaligus menghadapi tantangan di usia sekolah. Karena itu, koordinasi dengan madrasah penting agar materi dan pelaksanaan kegiatan dapat disesuaikan dengan kebutuhan peserta didik,” ujar Dera.
Ia menambahkan bahwa pembinaan kepada remaja tidak cukup hanya dilakukan melalui penyampaian materi, tetapi juga perlu membangun komunikasi dan pendampingan yang berkelanjutan. Dengan pendekatan tersebut, peserta didik diharapkan memiliki bekal untuk menjaga pergaulan, membangun karakter, dan mengambil keputusan yang bertanggung jawab.
KUA Kecamatan Cibitung terus mendorong sinergi dengan satuan pendidikan dan berbagai elemen masyarakat sebagai bagian dari pelaksanaan tugas Penyuluh Agama Islam. Melalui koordinasi dan pelaksanaan BRUS, KUA berupaya memperkuat pembinaan generasi muda agar tumbuh dengan nilai-nilai keagamaan, karakter yang baik, dan kesiapan menghadapi masa depan.
Kontributor: KUA Cibitung
Editor: Dindin M
Fotografer: Humas Kemenag Kabupaten Sukabumi







