Jampangkulon (KEMENAG)
Kontingen Kecamatan Cicantayan mencatatkan sejarah baru dengan meraih predikat Juara Umum pada ajang Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah (PORSADIN) VIII Tingkat Kabupaten Sukabumi yang digelar di Kecamatan Jampangkulon, Jumat (24/7/2026). Capaian tersebut menjadi yang pertama bagi Kecamatan Cicantayan sejak PORSADIN diselenggarakan, sekaligus menjadi bukti keberhasilan pembinaan santri Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT) yang dilakukan secara berkelanjutan.
Keberhasilan ini merupakan hasil sinergi antara Pemerintah Kecamatan Cicantayan, KUA Kecamatan Cicantayan, Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT), para kepala dan guru MDTU, official, orang tua, serta seluruh pihak yang selama ini mendampingi dan membina para santri hingga mampu tampil membanggakan di tingkat kabupaten.
Kontingen Kecamatan Cicantayan berhasil mengumpulkan sejumlah prestasi dari berbagai cabang perlombaan, di antaranya Juara I Tahfiz Juz Amma Putra, Juara I Musabaqah Qiraatil Kutub (MQK) Kitab Safinatunnajah Putri, Juara I Murotal dan Imla Putra, Juara I Murotal dan Imla Putri, Juara II Pidato Bahasa Arab Putra, Juara III Lomba Cerdas Cermat, serta sejumlah Juara Harapan pada berbagai cabang lomba lainnya. Akumulasi perolehan prestasi tersebut mengantarkan Kecamatan Cicantayan sebagai Juara Umum PORSADIN VIII Kabupaten Sukabumi.
Kepala KUA Kecamatan Cicantayan, Yudi Haryadi, menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut dan mengapresiasi seluruh pihak yang telah bekerja keras dalam membina para santri.
“Alhamdulillah, prestasi ini merupakan hasil dari kebersamaan, pembinaan yang berkesinambungan, serta doa dari seluruh masyarakat. Semoga keberhasilan ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan Madrasah Diniyah dan melahirkan santri-santri yang berprestasi, berakhlakul karimah, serta siap mengharumkan nama Kabupaten Sukabumi di tingkat Provinsi Jawa Barat,” ujarnya.
Prestasi yang diraih Kecamatan Cicantayan diharapkan menjadi inspirasi bagi Madrasah Diniyah Takmiliyah di seluruh Kabupaten Sukabumi untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran, pembinaan karakter, serta pengembangan bakat santri di bidang keagamaan, seni, dan olahraga.
Keberhasilan ini menunjukkan bahwa kolaborasi antara pemerintah, KUA, FKDT, madrasah, dan masyarakat mampu melahirkan generasi Qurani yang unggul dan berdaya saing. Semangat tersebut sejalan dengan implementasi Kemenag Berdampak dalam memperkuat pendidikan keagamaan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, sekaligus mendukung terwujudnya Kabupaten Sukabumi yang Maju, Unggul, Berbudaya, dan Berkah (MUBARAKAH).







