Ciracap (KEMENAG)
Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Ciracap, Sulaeman Jamal, berharap anak-anak yatim dapat tumbuh menjadi generasi yang sukses, mandiri, berakhlak mulia, serta mampu membanggakan keluarga, masyarakat, bangsa, dan agama. Harapan tersebut disampaikannya dalam kegiatan Lebaran Yatim dan Penyandang Disabilitas 1448 H yang digelar KUA Ciracap dalam rangka menyemarakkan gerakan Peaceful Muharam Kementerian Agama RI, Kamis (25/6/2026), di Aula KUA Ciracap.
Kegiatan yang bertepatan dengan 10 Muharam 1448 H tersebut diikuti oleh 28 anak yatim dan satu penyandang disabilitas dari wilayah Kecamatan Ciracap. Hadir dalam kegiatan tersebut Kasi Trantib Kecamatan Ciracap H. Bahum mewakili Camat Ciracap, seluruh keluarga besar KUA Ciracap, para dermawan, serta berbagai unsur masyarakat yang turut mendukung terselenggaranya kegiatan.
Suasana hangat dan penuh kebersamaan mewarnai pelaksanaan santunan. Selain menerima bantuan, para anak yatim dan penyandang disabilitas juga mendapatkan perhatian dan dukungan moral dari para penyantun yang hadir. Momentum Lebaran Yatim dimanfaatkan untuk memperkuat kepedulian sosial sekaligus menumbuhkan semangat berbagi di tengah masyarakat.
Dalam sambutannya, Sulaeman Jamal mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memberikan perhatian kepada anak-anak yatim agar mereka memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang dan meraih masa depan yang lebih baik.
“Momentum Lebaran Yatim dan Penyandang Disabilitas ini mengajarkan kepada kita pentingnya berbagi kebahagiaan dan menumbuhkan kepedulian sosial. Kami berharap santunan yang diberikan tidak hanya bernilai materi, tetapi juga menjadi wujud perhatian, kasih sayang, dan kebersamaan dari masyarakat kepada anak-anak yatim dan saudara-saudara kita penyandang disabilitas,” ujarnya.
Ia menambahkan, anak-anak yatim yang hadir merupakan generasi penerus yang memiliki potensi besar untuk menjadi pribadi yang sukses apabila mendapatkan dukungan dan kesempatan yang memadai.
“Anak-anak yatim yang hari ini hadir di hadapan kita adalah generasi penerus bangsa. Kami berharap mereka tumbuh menjadi pribadi yang kuat, berpendidikan, mandiri, dan berakhlak mulia. Semoga keterbatasan yang mereka hadapi tidak menjadi penghalang untuk meraih cita-cita, menggapai kehidupan yang lebih baik, serta menjadi kebanggaan keluarga, masyarakat, bangsa, dan agama,” lanjutnya.
Sulaeman menegaskan bahwa kegiatan Lebaran Yatim bukan sekadar penyaluran santunan, melainkan bentuk nyata perhatian dan dukungan moral agar anak-anak yatim dan penyandang disabilitas tetap optimistis dalam menatap masa depan.
Sementara itu, Komarudin, S.H., mewakili keluarga besar KUA Ciracap, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan tersebut.
“Alhamdulillah, kegiatan ini dapat terlaksana berkat kebersamaan dan kepedulian banyak pihak. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh keluarga besar KUA Ciracap, para dermawan, Puskesmas Ciracap, Dalduk KB Kecamatan Ciracap, serta seluruh pihak yang telah berpartisipasi sebagai penyantun. Semoga kebersamaan ini menjadi amal saleh dan menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim dan penyandang disabilitas,” ungkapnya.
Dalam kegiatan tersebut, seluruh pegawai KUA Ciracap turut berpartisipasi sebagai penyantun. Dukungan juga datang dari para dermawan, Puskesmas Ciracap, serta Dalduk KB Kecamatan Ciracap yang bersama-sama menunjukkan kepedulian terhadap anak-anak yatim dan penyandang disabilitas.
Melalui kegiatan ini, KUA Ciracap berharap semangat Peaceful Muharam, budaya berbagi, dan kepedulian sosial dapat terus tumbuh di tengah masyarakat. Lebih jauh, kegiatan ini diharapkan menjadi penyemangat bagi anak-anak yatim dan penyandang disabilitas untuk terus belajar, mengembangkan potensi diri, dan meraih masa depan yang gemilang.
Kontributor: KUA Ciracap
Editor: Dindin M
Fotografer: Humas Kemenag Kabupaten Sukabumi







