Bojonggenteng (KEMENAG)
Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Bojonggenteng kembali menyelenggarakan Bimbingan Perkawinan (Bimwin) bagi calon pengantin sebagai upaya mempersiapkan pasangan yang akan memasuki kehidupan berumah tangga. Kegiatan tersebut berlangsung di Balai Nikah KUA Bojonggenteng, Rabu (10/6/2026), dan diikuti oleh pasangan calon pengantin yang akan melangsungkan pernikahan dalam waktu dekat.
Bimbingan perkawinan merupakan salah satu program Kementerian Agama yang bertujuan membekali calon pengantin dengan pengetahuan, pemahaman, dan keterampilan dasar dalam membangun keluarga yang harmonis, sakinah, mawaddah, dan rahmah.
Dalam kegiatan tersebut, peserta memperoleh materi mengenai persiapan kehidupan berkeluarga, hak dan kewajiban suami istri, komunikasi efektif dalam rumah tangga, pengelolaan konflik keluarga, kesehatan reproduksi, hingga pola pengasuhan anak. Materi tersebut diberikan untuk memperkuat kesiapan mental, spiritual, dan sosial calon pengantin sebelum memasuki jenjang pernikahan.
Kepala KUA Kecamatan Bojonggenteng, Asep Irwan Iskandar, S.Ag., M.H., menyampaikan bahwa pernikahan bukan sekadar menyatukan dua individu, melainkan membangun sebuah ikatan kuat yang dalam Islam dikenal sebagai mitsaqan ghalizhan atau perjanjian yang kokoh.
“Pernikahan merupakan ibadah sekaligus amanah yang harus dijalani dengan penuh tanggung jawab. Karena itu, calon pengantin perlu mempersiapkan diri sebaik mungkin, baik dari sisi pemahaman agama, kematangan emosional, maupun kemampuan membangun komunikasi yang sehat dalam keluarga,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa nilai-nilai agama harus menjadi fondasi utama dalam kehidupan rumah tangga. Menurutnya, keluarga yang dibangun atas dasar keimanan dan ketakwaan akan lebih mampu menghadapi berbagai persoalan dengan sikap yang bijaksana dan penuh kesabaran.
“Rumah tangga tidak akan lepas dari berbagai tantangan. Namun apabila suami dan istri menjadikan ajaran agama sebagai pedoman, maka setiap persoalan akan lebih mudah diselesaikan melalui musyawarah, saling pengertian, dan komitmen untuk menjaga keutuhan keluarga,” tambahnya.
Selama kegiatan berlangsung, para peserta mengikuti materi dengan antusias dan aktif berdiskusi mengenai berbagai dinamika yang mungkin dihadapi setelah menikah. Narasumber juga memberikan berbagai solusi praktis agar pasangan mampu membangun hubungan yang sehat, saling menghormati, dan saling mendukung dalam mewujudkan keluarga yang berkualitas.
Melalui Bimbingan Perkawinan ini, KUA Bojonggenteng berharap para calon pengantin memiliki bekal yang memadai dalam menjalani kehidupan rumah tangga sehingga mampu mewujudkan keluarga yang harmonis, sejahtera, dan menjadi teladan di tengah masyarakat.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama serta harapan agar seluruh peserta dapat mengimplementasikan ilmu dan nilai-nilai yang diperoleh sebagai fondasi dalam membangun keluarga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah.
Kontributor: KUA Bojonggenteng
Editor: Dindin M
Fotografer: Humas Kemenag Kabupaten Sukabumi







