Kadudampit (KEMENAG)
Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam (PAIS) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sukabumi, H. Oja Haerul Syam, S.Ag., M.Ag., menegaskan bahwa Training of Trainers (TOT) Baca Tulis Al-Qur’an (BTQ) bagi Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) jenjang TK, SD, dan SMP merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kompetensi guru sekaligus mendukung implementasi Program Tuntas Baca Al-Qur’an (TBQ) di Kabupaten Sukabumi.
Hal tersebut disampaikan H. Oja saat menyampaikan laporan Ketua Panitia pada pembukaan TOT BTQ yang berlangsung di Yayasan YASPIDA Kabupaten Sukabumi, Rabu (1/7/2026). Kegiatan yang digelar selama dua hari, 1–2 Juli 2026, diikuti oleh 75 guru PAI jenjang TK, SD, dan SMP yang sebelumnya telah mengikuti asesmen melalui aplikasi CintaQu pada tahun 2025.
Dalam laporannya, H. Oja menjelaskan bahwa kemampuan membaca dan menulis Al-Qur’an sesuai kaidah tajwid merupakan kompetensi dasar yang wajib dimiliki oleh setiap guru PAI. Namun, berdasarkan kondisi di lapangan, kemampuan Baca Tulis Al-Qur’an masih perlu terus ditingkatkan, baik di kalangan peserta didik maupun tenaga pendidik di sekolah umum.
“Guru PAI memiliki peran strategis sebagai fasilitator, motivator, dan inovator dalam menanamkan nilai-nilai keislaman. Karena itu, guru harus memiliki kompetensi Baca Tulis Al-Qur’an yang baik sebelum mengajarkannya kepada peserta didik,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa Program Tuntas Baca Al-Qur’an merupakan salah satu dari tujuh program prioritas Direktorat Pendidikan Agama Islam Kementerian Agama. Melalui kegiatan TOT ini, para peserta dibekali metode pembelajaran BTQ yang praktis, sistematis, aplikatif, serta sesuai dengan standar tajwid dan Ulumul Qur’an agar mampu menjadi instruktur bagi guru-guru PAI lainnya.
Menurut H. Oja, pelaksanaan TOT juga diarahkan untuk mewujudkan standardisasi metode pembelajaran Baca Tulis Al-Qur’an di sekolah umum. Selain peningkatan kompetensi, peserta dipersiapkan untuk mengimplementasikan Program Tuntas Baca Al-Qur’an di satuan pendidikan masing-masing sehingga kualitas pembelajaran Al-Qur’an dapat meningkat secara merata.
Sebanyak 75 peserta mengikuti pelatihan yang terdiri atas satu guru TK perwakilan Forum Guru TK (FGTK) Kabupaten Sukabumi, 49 guru PAI SD yang mewakili Kelompok Kerja Guru (KKG), serta 25 guru PAI SMP yang merupakan perwakilan delapan komisariat Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) PAI. Selama pelatihan, peserta mengikuti tahapan pre-test, pendalaman materi, dan post-test sebagai bagian dari evaluasi kompetensi.
H. Oja berharap seluruh peserta dapat memanfaatkan pelatihan ini secara optimal dan menjadi penggerak peningkatan literasi Al-Qur’an di wilayah masing-masing. Melalui pembinaan yang berkelanjutan, guru PAI diharapkan mampu menghadirkan pembelajaran Al-Qur’an yang berkualitas sekaligus berkontribusi dalam mencetak generasi Qur’ani yang beriman, bertakwa, dan berakhlak mulia.
Kontributor: Tim Humas Kemenag Kabupaten Sukabumi
Editor: Dindin M
Fotografer: Humas Kemenag Kabupaten Sukabumi







