Lembursitu (KEMENAG)
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sukabumi, H. Dadang Ramdani, M.Si., mendorong Kelompok Kerja Kepala Madrasah Aliyah (KKMA) Kabupaten Sukabumi memperkuat marwah pendidikan madrasah melalui peningkatan mutu, penguatan karakter, tata kelola profesional, serta kolaborasi antarpemangku kepentingan. Pesan tersebut disampaikan saat silaturahmi bersama Ade Ridwan, Kepala MA PGM Sukabumi sekaligus pengurus KKMA Kabupaten Sukabumi, Rabu (16/9/2026) di Kantor Kemenag Kabupaten Sukabumi.
H. Dadang Ramdani menekankan pentingnya tiga pilar dalam membangun sinergi pendidikan madrasah, yakni komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi. Ketiganya perlu dibangun antara kepala madrasah melalui KKMA dengan Pengawas Madrasah, Seksi Pendidikan Madrasah, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sukabumi, serta pemangku kepentingan terkait.
“Kolaborasi madrasah, pengawas, Seksi Pendidikan Madrasah, dan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sukabumi harus betul-betul kita dorong terus agar komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi ini terbangun secara baik. Karena tanpa sinergi, program bagus pun akan jalan sendiri-sendiri,” tegas H. Dadang.
Menurutnya, marwah madrasah tidak cukup dijaga melalui aspek administrasi, tetapi harus tercermin dalam mutu pembelajaran, pembentukan akhlak, dan prestasi yang dapat ditunjukkan oleh madrasah. Karena itu, KKMA diharapkan dapat menjadi ruang koordinasi dan penggerak peningkatan kualitas madrasah aliyah di Kabupaten Sukabumi.
Pertama, penguatan mutu pembelajaran. Kepala madrasah dan guru didorong untuk terus meningkatkan kompetensi, menerapkan metode pembelajaran yang aktif dan kontekstual, serta memastikan peserta didik memiliki bekal akademik dan spiritual yang memadai.
Kedua, penjagaan nilai dan karakter. Madrasah memiliki peran penting dalam membentuk akhlakul karimah melalui penguatan budaya religius, disiplin, dan integritas dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan madrasah.
Ketiga, manajemen madrasah yang profesional. Tata kelola perlu dilaksanakan secara akuntabel dan transparan, termasuk dalam pengelolaan data EMIS, kurikulum, serta program kerja. Pengelolaan tersebut juga perlu dievaluasi dan dikoordinasikan bersama pengawas madrasah.
Keempat, kolaborasi untuk prestasi. KKMA diharapkan mampu mendorong madrasah untuk mengembangkan potensi peserta didik melalui berbagai bidang, seperti prestasi akademik, riset, olahraga, dan seni.
“Madrasah harus berani tampil dan menjadi rujukan mutu di Kabupaten Sukabumi,” ujarnya.
H. Dadang juga mengingatkan pentingnya kebersamaan antarmadrasah dalam membangun citra dan mutu pendidikan madrasah secara keseluruhan. Menurutnya, kemajuan satu madrasah turut memberikan kontribusi terhadap penguatan nama baik madrasah di Kabupaten Sukabumi.
“Jangan sampai ada madrasah yang berjalan sendiri. Kita satu barisan. Ketika satu madrasah maju, maka nama baik madrasah se-Kabupaten Sukabumi ikut terangkat. Itulah marwah yang harus kita jaga bersama,” pungkasnya.
Melalui penguatan komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi tersebut, KKMA diharapkan dapat berperan dalam memperkuat sinergi kepala madrasah, pengawas, Seksi Pendidikan Madrasah, dan Kemenag Kabupaten Sukabumi untuk mendorong peningkatan mutu pendidikan madrasah secara berkelanjutan.
Kontributor: KKMA
Editor: Dindin M
Fotografer: Humas Kemenag Kabupaten Sukabumi







