Jampangkulon (KEMENAG)
Ketua Dewan Pengurus Wilayah Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (DPW FKDT) Provinsi Jawa Barat, H. Atep Abdul Gopar, S.Pd.I., M.M., memberikan apresiasi tinggi atas penyelenggaraan Pekan Olahraga dan Seni Antar Santri Diniyah (PORSADIN) VIII Tingkat Kabupaten Sukabumi yang digelar di Kecamatan Jampangkulon, Kamis (23/7/2026). Menurutnya, pelaksanaan PORSADIN di Kabupaten Sukabumi menjadi salah satu yang paling semarak dan menunjukkan kuatnya komitmen seluruh pemangku kepentingan dalam memajukan pendidikan Madrasah Diniyah Takmiliyah.
Pembukaan PORSADIN VIII dihadiri Bupati Sukabumi Drs. H. Asep Japar, M.M., Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sukabumi H. Dadang Ramdani, M.Si., jajaran Forkopimda, Forkopimcam, para Kepala KUA, pengawas, pengurus FKDT, serta ribuan peserta dan pendamping dari 47 kecamatan se-Kabupaten Sukabumi.
Dalam sambutannya, H. Atep Abdul Gopar mengaku terkesan dengan antusiasme seluruh kontingen yang mengikuti pembukaan PORSADIN VIII. Ia menyebut semangat kebersamaan yang ditunjukkan Kabupaten Sukabumi menjadi energi positif dalam memperkuat eksistensi Madrasah Diniyah Takmiliyah sebagai bagian penting dari pendidikan keagamaan di Indonesia.
Ia juga mengungkapkan bahwa Kabupaten Sukabumi merupakan salah satu daerah yang memiliki prestasi membanggakan pada ajang PORSADIN tingkat Provinsi Jawa Barat. Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan hasil dari pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan oleh FKDT, pemerintah daerah, Kementerian Agama, serta para guru Madrasah Diniyah yang terus berjuang mencetak generasi Qurani.
Lebih lanjut, H. Atep menjelaskan bahwa Madrasah Diniyah Takmiliyah memiliki peran strategis dalam memperkuat pendidikan agama dan pembentukan karakter peserta didik sebagaimana diamanatkan dalam berbagai regulasi. Ia menyampaikan bahwa FKDT Jawa Barat terus mendorong lahirnya berbagai kebijakan yang memperkuat posisi Madrasah Diniyah sebagai mitra pendidikan formal dalam membangun karakter generasi muda.
“Kami berharap pembinaan Madrasah Diniyah terus diperkuat sehingga mampu melahirkan generasi yang memiliki akidah kokoh, akhlak mulia, serta mampu menjawab tantangan zaman. PORSADIN menjadi salah satu ruang untuk mengukur hasil pembinaan sekaligus menumbuhkan semangat berprestasi di kalangan santri,” ujarnya.
Melalui penyelenggaraan PORSADIN VIII, sinergi antara FKDT, Kementerian Agama, Pemerintah Kabupaten Sukabumi, dan seluruh elemen masyarakat diharapkan semakin kokoh dalam memperkuat pendidikan keagamaan yang berkualitas. Kolaborasi ini menjadi ikhtiar bersama dalam melahirkan santri yang unggul, berkarakter, dan berprestasi, sekaligus mendukung terwujudnya Kabupaten Sukabumi yang Maju, Unggul, Berbudaya, dan Berkah (MUBARAKAH), sejalan dengan semangat Kemenag Berdampak yang menghadirkan manfaat nyata bagi umat dan masyarakat.
Kontributor: Tim Humas Kemenag Kabupaten Sukabumi
Editor: Dindin M
Fotografer: Humas Kemenag Kabupaten Sukabumi







