Sukalarang (KEMENAG)
Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Sukalarang, Rodi Billah, S.H., melaksanakan sosialisasi sekaligus Gema Selawat Kebangsaan bersama jamaah Majelis Taklim (MT) Al-Ghozali, Desa Sukamaju, Kecamatan Sukalarang, Rabu (2/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pembinaan keagamaan di majelis taklim binaan sekaligus upaya memperkuat semangat persaudaraan, persatuan, dan kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Dalam kegiatan tersebut, Rodi Billah menyampaikan sosialisasi mengenai Gerakan Nasional Gema Selawat Kebangsaan dan mengajak jamaah untuk turut berpartisipasi dalam gerakan tersebut. Sosialisasi kemudian dilanjutkan dengan pembacaan selawat bersama sebagai bentuk kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW.
Rodi Billah juga memperkenalkan kitab Dalā’il al-Khayrāt kepada jamaah, termasuk menjelaskan sosok penyusunnya, Imam Muhammad bin Sulaiman al-Jazuli, ulama besar dari Maroko yang dikenal melalui karya tersebut sebagai salah satu khazanah penting dalam tradisi selawat. Pengenalan ini diharapkan dapat menambah wawasan jamaah mengenai khazanah keilmuan Islam sekaligus mendorong kecintaan kepada Rasulullah SAW melalui amalan selawat.
Dalam penyampaian materinya, Rodi Billah turut menjelaskan pentingnya membaca selawat sebelum berdoa. Ia mengaitkannya dengan keterangan yang dinisbatkan kepada sahabat, di antaranya Sayyidina Umar bin Khattab, mengenai keutamaan mengawali doa dengan memuji Allah SWT dan membaca selawat kepada Nabi Muhammad SAW.
Menurut Rodi Billah, Gema Selawat Kebangsaan menjadi momentum yang tepat untuk menguatkan pembinaan keagamaan sekaligus menanamkan nilai-nilai persatuan di tengah masyarakat.
“Melalui Gema Selawat Kebangsaan, kita tidak hanya memperbanyak selawat sebagai wujud kecintaan kepada Rasulullah SAW, tetapi juga berupaya meneladani akhlak beliau dalam kehidupan. Semoga kegiatan ini semakin memperkuat persaudaraan, kerukunan, persatuan, dan kecintaan kita terhadap tanah air,” ungkapnya.
Ia juga mengingatkan jamaah bahwa selawat memiliki kedudukan penting dalam kehidupan seorang Muslim. Membiasakan diri membaca selawat sebelum berdoa merupakan salah satu bentuk penghormatan dan kecintaan kepada Rasulullah SAW sekaligus bagian dari adab dalam bermunajat kepada Allah SWT.
Melalui sosialisasi dan pelaksanaan Gema Selawat Kebangsaan di MT Al-Ghozali, Penyuluh Agama Islam KUA Sukalarang terus memperkuat peran majelis taklim binaan sebagai ruang pembinaan umat. Kegiatan tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah SAW, tetapi juga memperkuat nilai kerukunan, kebersamaan, dan persatuan dalam kehidupan bermasyarakat dan berbangsa.
Kontributor: KUA Sukalarang
Editor: Dindin M
Fotografer: Humas Kemenag Kabupaten Sukabumi







