Cibitung (KEMENAG)
Sebagai bagian dari pelaksanaan tugas kepenyuluhan dan upaya memperkuat pembinaan Baca Tulis Al-Qur’an (BTQ), Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Cibitung, Ryan Marciano, S.Ag., melaksanakan pembinaan tahsin Al-Qur’an bagi ibu-ibu Majelis Taklim Darul Huda di Kampung Babakan Cibitung, Desa Cibitung, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Sukabumi, Ahad (30/8/2026).
Majelis Taklim Darul Huda merupakan salah satu majelis taklim binaan Ryan Marciano. Pembinaan tersebut menjadi bagian dari pendampingan keagamaan yang dilakukan secara berkelanjutan. Setelah sebelumnya mendapatkan pendampingan dalam penguatan legalitas kelembagaan melalui penyerahan Surat Keterangan Terdaftar (SKT), pembinaan dilanjutkan dengan kegiatan tahsin Al-Qur’an untuk meningkatkan kualitas bacaan para jamaah.
Dalam kegiatan tersebut, jamaah mendapatkan bimbingan mengenai makharijul huruf, penerapan hukum tajwid, serta praktik membaca Al-Qur’an secara langsung. Peserta mengikuti pembelajaran dengan antusias dan diberikan koreksi terhadap bacaan yang masih perlu diperbaiki.
Ryan Marciano, S.Ag., mengatakan bahwa pembinaan tahsin merupakan bagian dari upaya penyuluh dalam memberikan pendampingan keagamaan sekaligus mendorong masyarakat untuk semakin dekat dengan Al-Qur’an.
“Belajar membaca Al-Qur’an tidak mengenal batas usia. Kami berharap pembinaan ini dapat dilakukan secara berkelanjutan sehingga jamaah semakin baik dan percaya diri dalam membaca Al-Qur’an. Yang terpenting adalah terus belajar dan istiqamah,” ujar Ryan.
Menurutnya, majelis taklim memiliki peran strategis sebagai wadah pembelajaran agama di tengah masyarakat. Karena itu, pendampingan secara rutin diharapkan dapat membantu jamaah tidak hanya memahami ilmu agama, tetapi juga mampu mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Kepala KUA Kecamatan Cibitung, Agus Permana, S.Ag., menyampaikan apresiasi terhadap pembinaan yang dilakukan oleh Penyuluh Agama Islam. Ia berharap kegiatan tersebut dapat terus dikembangkan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
“Kami mendukung pembinaan yang dilakukan para penyuluh di majelis taklim. Setelah memiliki legalitas melalui SKT, kami berharap Majelis Taklim Darul Huda semakin aktif dalam kegiatan pembinaan umat, termasuk dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua Majelis Taklim Darul Huda, Ida Royani, menyambut baik kegiatan tersebut. Menurutnya, pembinaan tahsin memberikan kesempatan kepada jamaah untuk mengetahui dan memperbaiki bacaan Al-Qur’an secara langsung.
“Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi kami. Kami bisa mengetahui bacaan yang masih kurang tepat dan belajar memperbaikinya. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan,” ujarnya.
Pembinaan tahsin tersebut menjadi salah satu bentuk nyata kehadiran Penyuluh Agama Islam KUA Cibitung di tengah masyarakat melalui majelis taklim binaannya. Kegiatan ini sekaligus memperkuat fungsi Majelis Taklim Darul Huda sebagai wadah pembelajaran Al-Qur’an, dakwah, silaturahmi, dan pembinaan keagamaan.
Melalui pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan, diharapkan kemampuan membaca Al-Qur’an para jamaah semakin meningkat serta tumbuh semangat untuk terus mempelajari, mencintai, dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
Kontributor: KUA Cibitung
Editor: Dindin M
Fotografer: Humas Kemenag Kabupaten Sukabumi







