Ciracap (KEMENAG)
Majelis Taklim (MT) Al Jami Cikopeng, Kampung Cikopeng RT 001/RW 001, Desa Cikangkung, Kecamatan Ciracap, menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW pada Ahad (30/8/2026). Kegiatan tersebut berlangsung khidmat dan diwarnai semangat kebersamaan masyarakat.
Peringatan Maulid Nabi mengusung tema “Meningkatkan Literasi Keagamaan dan Kepedulian di Era Modern”. Tema tersebut menjadi bagian dari upaya mengajak masyarakat untuk terus memperkuat pemahaman keagamaan sekaligus meningkatkan kepedulian sosial di tengah perkembangan kehidupan modern.
Kegiatan dihadiri Kepala Desa Cikangkung Sapudin, Ketua MUI Desa Cikangkung Kiai Rustaman, Ketua MT Al Jami Rina Anggraeni, S.Pd.I., jamaah, serta masyarakat sekitar. Rina Anggraeni yang juga merupakan guru MI Albarokah turut mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut.
Dalam tausiyahnya, Ustadzah Siti Zulaeha mengajak jamaah menjadikan momentum Maulid Nabi Muhammad SAW sebagai sarana untuk meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah SAW sekaligus meneladani akhlak beliau dalam kehidupan sehari-hari.
Peringatan Maulid Nabi semakin semarak dengan pelaksanaan lomba nasi tumpeng. Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi bagian dari kemeriahan acara, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi, menumbuhkan kreativitas, dan memperkuat semangat kebersamaan masyarakat.
Kepala KUA Kecamatan Ciracap, H. Sulaeman Jamal, S.Ag., menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan keagamaan di tengah masyarakat memiliki peran penting dalam memperkuat pembinaan umat sekaligus membangun kepedulian sosial.
“Maulid Nabi hendaknya tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk meningkatkan pemahaman agama dan menghadirkan keteladanan Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari. Di era modern, literasi keagamaan perlu terus diperkuat agar masyarakat memiliki pemahaman yang baik dan mampu menyikapi perkembangan zaman secara bijak,” ujar H. Sulaeman Jamal.
Ia menambahkan bahwa semangat kebersamaan yang terlihat dalam kegiatan tersebut merupakan modal penting dalam membangun kehidupan masyarakat yang rukun dan harmonis.
“Ketika kegiatan keagamaan mampu mempertemukan masyarakat dalam suasana kebersamaan, di situlah terbangun silaturahmi dan kepedulian. Nilai-nilai tersebut perlu terus dipelihara dan dikembangkan,” tambahnya.
Menurutnya, KUA melalui Penyuluh Agama Islam terus mendorong kegiatan pembinaan yang dapat menyentuh langsung kehidupan masyarakat, termasuk melalui majelis taklim sebagai salah satu ruang strategis dalam penyampaian pesan-pesan keagamaan.
Melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di MT Al Jami Cikopeng, diharapkan masyarakat semakin mencintai Rasulullah SAW, meningkatkan literasi keagamaan, serta mampu menerapkan nilai-nilai kepedulian dan kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat.
Kontributor: KUA Ciracap
Editor: Dindin M
Fotografer: Humas Kemenag Kabupaten Sukabumi







