Cisaat (KEMENAG)
Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Cisaat terus memperkuat sinergi lintas sektor dalam rangka menyukseskan Gerakan Nasional Indonesia Berkiblat. Menjelang pelaksanaan puncak Rashdul Kiblat pada 15–16 Juli 2026, KUA Cisaat mengintensifkan sosialisasi dan simulasi kepada berbagai instansi, lembaga pendidikan, pondok pesantren, fasilitas kesehatan, serta pemerintah desa di wilayah Kecamatan Cisaat.
Sepanjang rangkaian kegiatan yang dilaksanakan hingga Jumat (10/7/2026), tim sosialisasi KUA Cisaat telah mengunjungi Kantor Desa Selajambe, Kutasirna, Cibatu, Gunungjaya, Sukasari, Nagrak, Babakan, Sukaresmi, dan Cisaat, Puskesmas Selajambe, MTM Kabupaten Sukabumi, serta Pondok Pesantren Al-Ma’tuq. Melalui kegiatan tersebut, peserta memperoleh edukasi mengenai pentingnya ketepatan arah kiblat, tata cara pemanfaatan fenomena Rashdul Kiblat, serta pendampingan registrasi akun Gerakan Nasional Indonesia Berkiblat.
Selain memberikan pemahaman mengenai teknis pengukuran arah kiblat, KUA Cisaat juga memperkuat koordinasi dengan seluruh mitra agar pelaksanaan Gerakan Nasional Indonesia Berkiblat dapat berlangsung serentak, tertib, dan menghasilkan data yang akurat. Seluruh peserta didorong untuk menjadi agen sosialisasi di lingkungan masing-masing sehingga semakin banyak masyarakat yang ikut berpartisipasi.
Fenomena Rashdul Kiblat merupakan peristiwa astronomi ketika Matahari berada tepat di atas Ka’bah sehingga bayangan benda yang berdiri tegak lurus dapat dijadikan acuan untuk memverifikasi arah kiblat secara mudah, ilmiah, dan akurat. Di Indonesia bagian barat, pengamatan akan dilaksanakan pada 15 dan 16 Juli 2026 pukul 16.27 WIB. Setelah pelaksanaan pengamatan, peserta diharapkan mendokumentasikan kegiatan dan mengunggah hasilnya melalui akun Gerakan Nasional Indonesia Berkiblat sebagai bagian dari pelaporan nasional.
Kepala KUA Kecamatan Cisaat, H. Muslihin, menegaskan bahwa rangkaian sosialisasi ini merupakan bentuk komitmen KUA dalam memastikan seluruh unsur masyarakat memahami tata cara pelaksanaan Rashdul Kiblat sebelum hari puncak pelaksanaan.
“Gerakan Nasional Indonesia Berkiblat merupakan ikhtiar bersama untuk memastikan arah kiblat tempat ibadah sesuai kaidah ilmiah dan tuntunan syariat. Kami mengajak seluruh pemerintah desa, lembaga pendidikan, pondok pesantren, fasilitas kesehatan, serta masyarakat Kecamatan Cisaat untuk berpartisipasi aktif pada 15–16 Juli 2026. Semoga melalui kolaborasi yang kuat, pelaksanaan Gerakan Nasional Indonesia Berkiblat dapat berjalan sukses dan memberikan manfaat yang luas bagi umat,” ujarnya.
Melalui sinergi antara KUA, pemerintah desa, lembaga pendidikan, pondok pesantren, fasilitas kesehatan, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya, KUA Kecamatan Cisaat optimistis pelaksanaan Gerakan Nasional Indonesia Berkiblat di Kecamatan Cisaat akan berlangsung sukses serta semakin memperkuat kualitas pelayanan keagamaan kepada masyarakat.
Kontributor: KUA Cisaat
Editor: Dindin M
Fotografer: Humas Kemenag Kabupaten Sukabumi







