Bojonggenteng (KEMENAG)
Calon pengantin yang mengikuti Bimbingan Perkawinan (Bimwin) di KUA Kecamatan Bojonggenteng membawa bibit pohon sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan pada Rabu, 14 Oktober 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menanamkan nilai ekoteologi dalam pembinaan calon pengantin.
Melalui kegiatan tersebut, calon pengantin diajak memahami bahwa mempersiapkan kehidupan keluarga dapat berjalan seiring dengan kepedulian terhadap alam. Membawa bibit pohon menjadi simbol komitmen untuk ikut menjaga lingkungan dan menumbuhkan kebiasaan positif sejak awal membangun rumah tangga.
Dalam perspektif ekoteologi, nilai-nilai agama berkaitan erat dengan tanggung jawab manusia dalam menjaga alam. Kepedulian terhadap lingkungan dapat diwujudkan melalui langkah sederhana, seperti menanam dan merawat pohon, menjaga kebersihan rumah, mengurangi sampah, serta menggunakan air secara bijak.
Pembinaan ini memperluas makna Bimwin yang tidak hanya membahas kesiapan calon pengantin dalam membangun keluarga, tetapi juga mengajak pasangan menumbuhkan tanggung jawab sosial dan ekologis. Keluarga diharapkan menjadi lingkungan pertama untuk membiasakan perilaku yang peduli terhadap alam.
Melalui kegiatan ini, KUA Bojonggenteng mendukung penguatan ekoteologi dalam kehidupan masyarakat. Gerakan membawa bibit pohon diharapkan dapat menjadi awal dari kebiasaan merawat lingkungan secara berkelanjutan, sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh keluarga dan generasi mendatang.
📝 Kontributor: KUA Bojonggenteng ✍️ Editor: Dindin M 📸 Fotografer: Humas Kemenag Kabupaten Sukabumi







