Bojonggenteng (KEMENAG)
Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Bojonggenteng menyampaikan materi penyuluhan keagamaan dalam kegiatan MTA KUA Bojonggenteng pada Senin, 12 Oktober 2026. Materi bertema “Obati Penyakit Hatimu dengan Sedekah” mengajak peserta memahami nilai sedekah sebagai bentuk ibadah sekaligus sarana menumbuhkan kepedulian terhadap sesama.
Dalam pemaparannya, peserta diajak memahami bahwa sedekah tidak hanya berkaitan dengan pemberian harta, tetapi juga dengan keikhlasan, rasa syukur, dan kesediaan membantu orang lain. Kebiasaan berbagi dapat menjadi salah satu jalan untuk melatih diri agar tidak dikuasai sifat kikir, iri, dengki, maupun kecintaan berlebihan terhadap dunia.
Sedekah juga tidak selalu harus berupa materi. Senyuman tulus, tenaga untuk membantu orang lain, serta perkataan baik yang membawa manfaat merupakan bentuk kebaikan yang dapat dilakukan sesuai kemampuan masing-masing.
Kepala KUA Bojonggenteng, Iwan Setiawan, S.Sy., menyampaikan bahwa penyuluhan keagamaan berperan dalam mendorong masyarakat mengamalkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari.
“Melalui tema ‘Obati Penyakit Hatimu dengan Sedekah’, kami berharap masyarakat semakin memahami pentingnya berbagi dan menumbuhkan keikhlasan dalam beribadah. Sedekah bukan hanya tentang seberapa banyak yang diberikan, tetapi juga tentang ketulusan hati dan kepedulian terhadap sesama. Semoga kegiatan ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk senantiasa memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas keimanan serta ketakwaan kepada Allah SWT,” ungkapnya.
Melalui kegiatan MTA, Penyuluh Agama Islam KUA Bojonggenteng terus berupaya memperkuat pemahaman keagamaan dan menanamkan nilai kepedulian sosial. Kebiasaan bersedekah diharapkan tumbuh sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari sehingga memberi manfaat bagi diri sendiri dan lingkungan masyarakat.
📝 Kontributor: KUA Bojonggenteng ✍️ Editor: Dindin M 📸 Fotografer: Humas Kemenag Kabupaten Sukabumi







