Lembursitu (KEMENAG)
Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sukabumi, H. Maman Hidayat, M.Ag., M.Si., menyoroti pentingnya peningkatan kompetensi Penyuluh Agama Islam, khususnya dalam bidang pemulasaraan jenazah dan layanan pengukuran arah kiblat. Hal tersebut disampaikannya dalam arahan pada Rapat Koordinasi (Rakor) Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) Kabupaten Sukabumi, Selasa (13/10/2026).
Dalam arahannya, H. Maman Hidayat mendorong agar penyuluh agama yang belum memiliki keterampilan dalam pemulasaraan jenazah mendapatkan pembekalan dan pelatihan yang memadai. Upaya ini dinilai penting agar para penyuluh memiliki pengetahuan dan keterampilan praktis untuk membimbing masyarakat dalam melaksanakan pengurusan jenazah sesuai dengan ketentuan syariat Islam.
Menurutnya, penguatan kompetensi tersebut perlu menjadi salah satu perhatian dalam pengembangan program pembinaan penyuluh agama. Dengan bekal yang memadai, penyuluh diharapkan dapat berperan lebih aktif dalam memberikan edukasi dan pendampingan kepada masyarakat, terutama ketika dibutuhkan pelayanan terkait pemulasaraan jenazah di lingkungan tempat tinggal mereka.
Selain pemulasaraan jenazah, H. Maman Hidayat juga menyoroti peluang pengembangan layanan pengukuran dan verifikasi arah kiblat bagi rumah-rumah penduduk. Program ini diharapkan dapat membantu masyarakat memastikan ketepatan arah kiblat untuk pelaksanaan ibadah salat di rumah, sekaligus memperluas manfaat layanan keagamaan yang diberikan oleh Kementerian Agama.
Kedua hal tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong penyuluh agama agar terus meningkatkan kapasitas diri dan memperluas kontribusi di tengah masyarakat. Pelaksanaannya tentu memerlukan pembekalan, koordinasi, serta dukungan teknis agar layanan yang diberikan sesuai dengan kompetensi dan ketentuan yang berlaku.
Melalui penguatan kompetensi dan pengembangan layanan tersebut, Kemenag Kabupaten Sukabumi berupaya mendorong kehadiran penyuluh agama yang tidak hanya menjalankan pembinaan keagamaan, tetapi juga mampu memberikan solusi atas kebutuhan praktis masyarakat. Langkah ini sejalan dengan semangat Kemenag Berdampak, yakni menghadirkan layanan keagamaan yang nyata, relevan, dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
👤 Kontributor: IPARI Kabupaten Sukabumi
✍️ Editor: Dindin M
đź“· Fotografer: Humas Kemenag Kabupaten Sukabumi







