Pabuaran (KEMENAG)
Kepala KUA Kecamatan Pabuaran, Jaenudin, S.Ag., M.Si., menghadiri pembukaan Gebyar Hari Santri Tingkat Kecamatan Pabuaran Tahun 2026 di Lapang Puncak Tugu Pabuaran, Sabtu malam (3/10/2026). Pembukaan rangkaian kegiatan tersebut berlangsung meriah dengan menghadirkan Ki Ageng Ganjur yang dipimpin budayawan dan akademisi Dr. KH. Ngatawi Al-Zastrouw.
Kehadiran Ki Ageng Ganjur memberikan warna tersendiri dalam pembukaan Gebyar Hari Santri. Kelompok musik etnik-religi tersebut dikenal memadukan unsur musik tradisional dengan nuansa religi dalam berbagai penampilannya. Dr. KH. Ngatawi Al-Zastrouw dikenal sebagai pimpinan Ki Ageng Ganjur dan tokoh yang menempuh jalur kebudayaan dalam menyampaikan pesan-pesan keagamaan.
Bagi KUA Kecamatan Pabuaran, kehadiran seniman dan budayawan dalam rangkaian Hari Santri menjadi bagian dari ruang ekspresi dan syiar keagamaan melalui pendekatan kebudayaan. Seni dan kreativitas santri dapat menjadi sarana untuk menyampaikan nilai-nilai keagamaan sekaligus mempererat kebersamaan masyarakat.
Jaenudin menyampaikan bahwa rangkaian Hari Santri hendaknya tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga memberikan ruang bagi santri untuk menunjukkan kemampuan, kreativitas, dan kontribusi positif di tengah masyarakat.
“Peringatan Hari Santri menjadi momentum untuk memperkuat kecintaan terhadap nilai-nilai keagamaan sekaligus memberikan ruang kepada santri untuk berkarya. Kehadiran Ki Ageng Ganjur dalam pembukaan ini memberikan warna tersendiri dan menunjukkan bahwa pesan keagamaan dapat disampaikan melalui berbagai pendekatan, termasuk seni dan kebudayaan,” ujar Jaenudin.
Ia menambahkan, kegiatan yang melibatkan pesantren, lembaga keagamaan, pemerintah, dan masyarakat dapat menjadi sarana memperkuat silaturahmi serta membangun kebersamaan dalam memperingati Hari Santri.
Pembukaan tersebut dihadiri unsur Forkopimcam Pabuaran, Ketua MUI, MWC NU, Forum Komunikasi Pondok Pesantren (FKPP), pimpinan lembaga keagamaan tingkat kecamatan dan desa, serta para pimpinan pondok pesantren.
Gebyar Hari Santri Kecamatan Pabuaran selanjutnya akan diisi dengan berbagai kegiatan keagamaan, seni, olahraga, kreasi santri, serta kegiatan kemasyarakatan hingga puncak peringatan pada 22 Oktober 2026. Rangkaian tersebut diharapkan menjadi ruang bagi santri untuk mengembangkan potensi sekaligus memperkuat silaturahmi antarpesantren dan masyarakat.
Kontributor: KUA Pabuaran
Editor: Dindin M
Fotografer: Humas Kemenag Kabupaten Sukabumi







