Jampangkulon (KEMENAG)
Penyuluh Agama Islam melaksanakan kegiatan bimbingan dan penyuluhan secara tatap muka di MT Al-Hasanah, Kampung Tegalboled RT 003/001, Desa Mekarjaya, Kecamatan Jampangkulon, Jumat (18/9/2026), pukul 08.00–09.00 WIB. Kegiatan tersebut mengangkat tema Keluarga Maslahat yang diarahkan pada penguatan karakter dan budi pekerti luhur yang dimulai dari lingkungan keluarga.
Dalam penyuluhan tersebut, Ai Maisaroh menyampaikan pentingnya membangun keluarga yang tidak hanya menjadi tempat tumbuh dan berkembangnya anggota keluarga, tetapi juga mampu menghadirkan nilai-nilai kebaikan bagi lingkungan sekitar. Keluarga menjadi ruang awal dalam menanamkan sikap, kebiasaan, dan nilai keagamaan.
Menurut Ai, pembentukan karakter dan budi pekerti luhur perlu dimulai dari anggota keluarga melalui keteladanan dan pembiasaan dalam kehidupan sehari-hari. Sikap saling menghormati, kepedulian, tanggung jawab, serta komunikasi yang baik menjadi bagian dari nilai yang dapat dibangun dalam keluarga.
Konsep Keluarga Maslahat juga diarahkan agar keluarga mampu memberikan manfaat lebih luas kepada lingkungan. Keluarga diharapkan tidak hanya membangun kehidupan yang harmonis di dalam rumah, tetapi juga mampu menebarkan kemaslahatan melalui perilaku dan kontribusi positif di tengah masyarakat.
“Keluarga merupakan tempat pertama dalam membentuk karakter dan budi pekerti. Ketika nilai-nilai kebaikan dibangun dari dalam keluarga, diharapkan dapat tumbuh menjadi kebiasaan yang kemudian memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar,” ujar Ai Maisaroh.
Kegiatan bimbingan dan penyuluhan tersebut menjadi bagian dari pelaksanaan tugas Penyuluh Agama Islam dalam memberikan edukasi dan pendampingan keagamaan kepada masyarakat. Melalui pertemuan tatap muka, materi pembinaan dapat disampaikan secara langsung sekaligus membuka ruang komunikasi mengenai kehidupan keluarga dan masyarakat.
Penyuluhan tentang Keluarga Maslahat di MT Al-Hasanah diharapkan dapat memperkuat pemahaman peserta mengenai pentingnya peran keluarga dalam membangun generasi yang memiliki karakter, akhlak, dan kepedulian sosial. Nilai-nilai tersebut selanjutnya diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui bimbingan dan penyuluhan yang berkelanjutan, Penyuluh Agama Islam terus mendorong terbentuknya keluarga yang mampu membangun kehidupan yang baik di lingkungan internal sekaligus menebarkan kemaslahatan bagi masyarakat di sekitarnya.
Kontributor: KUA Jampangkulon
Editor: Dindin M
Fotografer: Humas Kemenag Kabupaten Sukabumi







