Cisolok (KEMENAG)
Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Cisolok melaksanakan kegiatan Bimbingan Perkawinan (Bimwin) bagi calon pengantin (catin) pada Kamis (17/9/2026). Kegiatan tersebut menghadirkan Penyuluh Agama Islam dan Tim Motivator Ketahanan Keluarga (Motekar) sebagai pemateri untuk memberikan pembekalan kepada calon pengantin sebelum memasuki kehidupan berumah tangga.
Bimwin menjadi salah satu bentuk pembinaan bagi calon pengantin agar memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai kehidupan keluarga. Materi yang disampaikan mencakup pembekalan keagamaan, kesiapan membangun rumah tangga, komunikasi dalam keluarga, serta penguatan ketahanan keluarga.
Keterlibatan Tim Motekar dalam kegiatan tersebut turut memperluas materi pembekalan dengan perspektif ketahanan keluarga. Motekar merupakan unsur pendamping di lapangan yang memiliki peran dalam memberikan edukasi dan pendampingan kepada keluarga, termasuk dalam upaya menghadapi berbagai persoalan yang dapat memengaruhi ketahanan keluarga.
Sementara itu, Penyuluh Agama Islam memberikan penguatan dari sisi keagamaan sebagai bekal bagi calon pengantin dalam membangun keluarga yang harmonis. Pembekalan diarahkan agar calon pengantin memahami hak dan kewajiban dalam rumah tangga serta pentingnya membangun komunikasi dan kehidupan keluarga berdasarkan nilai-nilai keagamaan.
Kepala KUA Cisolok, H. Lihwana, menyampaikan bahwa Bimwin merupakan bagian penting dari pelayanan KUA dalam mempersiapkan calon pengantin agar tidak hanya siap secara administratif, tetapi juga memiliki bekal untuk menjalani kehidupan berkeluarga.
“Bimbingan perkawinan merupakan bagian dari upaya KUA memberikan pembekalan kepada calon pengantin sebelum memasuki kehidupan rumah tangga. Karena itu, materi yang diberikan perlu mencakup aspek keagamaan sekaligus ketahanan keluarga agar calon pengantin memiliki kesiapan dalam menghadapi kehidupan berumah tangga,” ujar H. Lihwana.
Menurutnya, kolaborasi antara Penyuluh Agama Islam dan Motekar menjadi salah satu bentuk penguatan pembinaan calon pengantin. Penyuluh memberikan penguatan nilai-nilai keagamaan, sementara Motekar dapat memberikan perspektif mengenai ketahanan keluarga dan berbagai persoalan yang dihadapi keluarga di tengah masyarakat.
Melalui kegiatan tersebut, KUA Cisolok terus mengoptimalkan Bimwin sebagai bagian dari pelayanan dan pembinaan kepada calon pengantin. Pembekalan diharapkan dapat membantu calon pengantin mempersiapkan diri secara lebih matang dalam membangun keluarga yang harmonis, kokoh, dan mampu menghadapi berbagai tantangan kehidupan keluarga.
Kontributor: KUA Cisolok
Editor: Dindin M
Fotografer: Humas Kemenag Kabupaten Sukabumi







