Surade (KEMENAG)
Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Sukabumi menjadi titik lokasi penyelenggaraan Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Tahun 2026 tingkat Madrasah Aliyah (MA) se-Kelompok Kerja Madrasah (KKM) Jampangkulon. Kegiatan yang digelar pada Senin (7/9/2026) tersebut mengusung tema “Islam, Sains, dan Ekoteologi: Menumbuhkan Talenta serta Menggerakkan Inovasi Madrasah untuk Indonesia Maju”.
Sebanyak 13 Madrasah Aliyah se-Wilayah Jampangkulon mengikuti kegiatan tersebut. Sebanyak 85 peserta mengikuti ujian pada enam mata pelajaran, yaitu Matematika, Fisika, Kimia, Biologi, Ekonomi, dan Geografi.
Pelaksanaan ujian dibagi menjadi empat sesi. Sesi I diikuti 19 peserta, sesi II sebanyak 19 peserta, sesi III sebanyak 24 peserta, dan sesi IV sebanyak 23 peserta.
Plt. Kepala MAN 3 Sukabumi, H. Sarifudin, S.Pd., M.M., dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh peserta dan pendamping. Ia menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen memberikan pelayanan terbaik agar pelaksanaan OMI berjalan lancar, tertib, dan bermartabat.
“Melalui OMI ini, kami berharap lahir generasi madrasah yang unggul dalam ilmu, berakhlak mulia, dan berdaya saing,” katanya.
Ketua KKMA Jampangkulon, Arip Ahmad Sarip, S.Pd.I., M.Pd., turut memberikan motivasi kepada seluruh peserta. Ia mengajak para siswa untuk tampil percaya diri dan berani menghadapi tantangan dalam mengerjakan soal.
“Prestasi membutuhkan ikhtiar, disiplin, doa, dan keberanian untuk mencoba. Jangan mudah menyerah. Jadikan OMI ini sebagai sarana mengasah potensi dan mengharumkan nama madrasah,” ujarnya.
Sementara itu, Pengawas Bina Madrasah Aliyah KKM Jampangkulon, Ucu Setiabudi, S.Pd.I., M.M., dalam arahannya menekankan pentingnya menjunjung tinggi sportivitas, kejujuran, dan tanggung jawab selama mengikuti olimpiade.
Ia berharap OMI dapat menjadi wahana bagi para siswa untuk mengukur kemampuan diri sekaligus memacu semangat berprestasi hingga ke tingkat provinsi maupun nasional.
Kepala Subbagian Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sukabumi, H. Henda, M.Ag., secara resmi membuka kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa OMI harus menjadi momentum untuk meningkatkan mutu pendidikan madrasah.
“Kepada peserta, tunjukkan prestasi terbaik kalian. Kepada panitia, laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab. Dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim, OMI tingkat MA se-KKM Jampangkulon Tahun 2026 saya nyatakan resmi dibuka,” ucapnya.
Rangkaian pembukaan ditutup dengan penyematan tanda peserta kepada dua perwakilan, yaitu Muhammad Ja’far Assidiq dari MAN 3 Sukabumi dan Kamilah Patimah dari MA Al-Bisriyah.
Kementerian Agama Kabupaten Sukabumi berharap seluruh peserta dapat mengikuti OMI dengan baik, menjunjung tinggi sportivitas, serta mampu meraih hasil terbaik demi kemajuan madrasah dan bangsa.
Kontributor: MAN 3 Sukabumi
Editor: Dindin M
Fotografer: Humas Kemenag Kabupaten Sukabumi







