Ciracap (KEMENAG)
Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Ciracap terus mengintensifkan sosialisasi Indonesia Berkiblat: Gerakan Nasional 1.448.000 Rashdul Kiblat sebagai tindak lanjut hasil Rapat Koordinasi dan Sosialisasi yang telah dilaksanakan sebelumnya. Salah satu upaya tersebut dilakukan oleh Penghulu KUA Kecamatan Ciracap, A. Arpani, melalui kegiatan pengajian di Masjid Al-Hikmah, Desa Cikangkung, Kamis (2/7/2026) malam.
Kegiatan yang diikuti sekitar 80 jamaah itu dimanfaatkan sebagai sarana edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya memastikan ketepatan arah kiblat sebagai bagian dari penyempurnaan pelaksanaan ibadah salat. Melalui forum pengajian, KUA Kecamatan Ciracap berharap informasi mengenai gerakan nasional tersebut dapat diteruskan kepada masyarakat secara lebih luas.
Dalam penyampaiannya, A. Arpani menjelaskan bahwa Indonesia Berkiblat: Gerakan Nasional 1.448.000 Rashdul Kiblat merupakan ikhtiar bersama yang diinisiasi Kementerian Agama untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya ketepatan arah kiblat di rumah, masjid, musala, dan tempat ibadah lainnya. Gerakan ini memanfaatkan fenomena Rashdul Kiblat atau Istiwa A’zham, yaitu ketika Matahari berada tepat di atas Ka’bah sehingga bayangan benda yang berdiri tegak lurus dapat dijadikan acuan dalam menentukan arah kiblat secara akurat.
Ia mengajak seluruh jamaah memanfaatkan momentum Rashdul Kiblat yang akan terjadi pada Rabu dan Kamis, 15–16 Juli 2026, pukul 16.27 WIB (17.27 WITA), untuk melakukan pengecekan arah kiblat. Menurutnya, pengamatan perlu dilakukan dengan menggunakan benda yang benar-benar tegak lurus, ditempatkan pada permukaan yang datar, mengacu pada waktu yang akurat sesuai standar BMKG, serta dilaksanakan tepat pada saat fenomena berlangsung.
“Mari kita manfaatkan momentum Rashdul Kiblat atau Istiwa A’zham ini sebagai kesempatan untuk memastikan arah kiblat di rumah, masjid, dan musala telah benar. Ini merupakan ikhtiar sederhana, tetapi sangat penting untuk menyempurnakan pelaksanaan ibadah salat,” ujar A. Arpani.
Pada kesempatan tersebut, A. Arpani juga mengajak seluruh jamaah untuk berpartisipasi aktif dalam Indonesia Berkiblat: Gerakan Nasional 1.448.000 Rashdul Kiblat dengan melakukan registrasi melalui laman indonesiaberkiblat.kemenag.dev paling lambat 10 Juli 2026. Ia berharap setiap jamaah tidak hanya mengikuti gerakan tersebut, tetapi juga mengajak keluarga, tetangga, dan masyarakat di lingkungan masing-masing untuk turut serta menyukseskannya.
Melalui sosialisasi yang dilaksanakan di berbagai forum keagamaan, KUA Kecamatan Ciracap terus memperkuat peran edukatifnya dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pentingnya akurasi arah kiblat. Sinergi antara KUA, tokoh agama, pengurus masjid, dan masyarakat diharapkan mampu menyukseskan Indonesia Berkiblat: Gerakan Nasional 1.448.000 Rashdul Kiblat sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan keagamaan yang dirasakan langsung oleh umat.
Kontributor: KUA Ciracap
Editor: Dindin M
Fotografer: Humas Kemenag Kabupaten Sukabumi







