Surade (KEMENAG)
MAN 3 Sukabumi melaksanakan Survei Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) melalui aplikasi SAHABAT KBC pada Senin (12/10/2026). Kegiatan yang dijadwalkan berlangsung hingga Rabu (14/10/2026) ini diikuti oleh tiga guru mata pelajaran dan 44 siswa dari 51 peserta didik yang terdaftar sebagai Sahabat KBC dari kelas X dan XI. Pelaksanaan survei berlangsung tertib dan tetap memperhatikan keberlangsungan kegiatan belajar mengajar (KBM).
Tiga guru yang mengikuti survei tersebut adalah Hj. Sunartin, S.Pd., guru Bahasa Sunda; Ade Gumilar, S.Pd., guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK); serta Fety Noviyanthi, S.E., guru Ekonomi.
Dari 51 siswa yang terdaftar, sebanyak 44 siswa telah mengikuti survei pada hari pertama. Sementara itu, tujuh siswa lainnya belum dapat berpartisipasi karena sakit. Mereka masih memiliki kesempatan untuk mengikuti survei hingga batas akhir pelaksanaan sesuai jadwal yang telah ditentukan.
Tim Kurikulum MAN 3 Sukabumi, A. Bahrul Riva’i, S.Sy., menjelaskan bahwa survei tersebut menjadi salah satu upaya untuk memperoleh gambaran mengenai implementasi Kurikulum Berbasis Cinta di madrasah. Oleh karena itu, proses pengisian dilaksanakan dengan memperhatikan ketertiban, ketepatan data responden, serta kesempatan bagi seluruh peserta terdaftar untuk berpartisipasi.
“Survei Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta melalui aplikasi SAHABAT KBC ini menjadi salah satu upaya untuk memperoleh gambaran tentang pelaksanaan KBC di madrasah. Kami berupaya memastikan proses pengisian berjalan tertib, pendataan responden sesuai, serta seluruh peserta yang terdaftar memperoleh kesempatan untuk menyelesaikan survei dalam rentang waktu yang telah ditentukan, yakni 12 hingga 14 Oktober 2026. Bagi siswa yang belum mengikuti survei karena sakit, masih tersedia waktu untuk menyelesaikannya sesuai jadwal dan ketentuan yang berlaku. Pelaksanaannya juga kami upayakan agar tidak mengganggu keberlangsungan kegiatan belajar mengajar,” jelas A. Bahrul Riva’i.
Plt. Kepala MAN 3 Sukabumi, H. Sarifudin, S.Pd., M.M., menegaskan pentingnya dukungan seluruh warga madrasah dalam mengimplementasikan Kurikulum Berbasis Cinta. Menurutnya, KBC perlu diterapkan dalam keseharian pendidikan, tidak hanya dipahami sebagai konsep, tetapi juga diwujudkan melalui proses pembelajaran dan pembentukan karakter peserta didik.
“Kami mendukung pelaksanaan Survei Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta sebagai bagian dari upaya memperkuat mutu pendidikan di madrasah. Kurikulum Berbasis Cinta hendaknya tidak hanya dipahami sebagai konsep, tetapi juga menjadi nilai yang mewarnai proses pembelajaran, pembentukan karakter, dan interaksi seluruh warga madrasah. Melalui survei ini, kami berharap diperoleh gambaran yang bermanfaat sebagai bahan evaluasi dan perbaikan ke depan. Saya juga mengapresiasi partisipasi guru dan peserta didik serta upaya tim pelaksana yang menjaga agar kegiatan ini berjalan tertib tanpa mengesampingkan hak siswa untuk mengikuti pembelajaran secara optimal,” ungkap H. Sarifudin.
Dalam pelaksanaannya, siswa tidak harus meninggalkan pembelajaran selama satu hari penuh untuk mengikuti survei. Setelah menyelesaikan pengisian, siswa dapat kembali ke kelas dan melanjutkan kegiatan belajar mengajar hingga selesai. Pengaturan ini memungkinkan survei berjalan beriringan dengan pembelajaran reguler.
Pelaksanaan survei ini menjadi bagian dari upaya MAN 3 Sukabumi mendukung implementasi Kurikulum Berbasis Cinta sekaligus menjaga kualitas layanan pembelajaran. Partisipasi guru dan siswa diharapkan memberikan gambaran yang bermanfaat sebagai bahan evaluasi, sehingga nilai-nilai cinta, kepedulian, penghargaan terhadap sesama, dan pembentukan karakter dapat terus diperkuat di lingkungan madrasah.
Melalui kegiatan ini, MAN 3 Sukabumi turut mendukung semangat Kemenag Berdampak dengan mendorong pelaksanaan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga pada penguatan karakter dan nilai-nilai kemanusiaan dalam kehidupan madrasah.
📝 Kontributor: MAN 3 Sukabumi ✍️ Editor: Dindin M 📸 Fotografer: Humas Kemenag Kabupaten Sukabumi







