Ciracap (KEMENAG)
Lantunan selawat menggema di SDN Pasirpanjang, Desa Pasirpanjang, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, Kamis pagi (3/9/2026). Para siswa mengikuti pembacaan selawat bersama dengan penuh antusias sebagai bagian dari pembiasaan kegiatan keagamaan sebelum aktivitas pembelajaran dimulai.
Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Ciracap, Upon Rusmawan, turut mendampingi sekaligus memberikan penguatan dalam kegiatan tersebut. Pembacaan selawat menjadi bagian dari pembinaan keagamaan yang diarahkan untuk menanamkan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW sekaligus membangun kebiasaan positif di lingkungan sekolah.
Menurut Upon, pembiasaan selawat sejak usia dini merupakan salah satu cara sederhana untuk mengenalkan keteladanan Rasulullah SAW kepada siswa.
“Kami mengajak anak-anak mengenal dan mencintai Rasulullah SAW melalui kegiatan sederhana seperti pembacaan selawat. Mudah-mudahan kebiasaan ini terus tumbuh dan memberikan pengaruh positif dalam kehidupan mereka, baik di sekolah maupun di lingkungan keluarga,” ujar Upon.
Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangkaian pembiasaan keagamaan yang rutin dilakukan setiap Kamis pagi di SDN Pasirpanjang. Selain pembacaan selawat, kegiatan keagamaan di sekolah juga diisi dengan pelaksanaan salat duha sebagai bagian dari upaya membangun kebiasaan ibadah siswa.
Upon mengatakan, kegiatan keagamaan di lingkungan sekolah tidak harus selalu dilakukan dalam bentuk yang kompleks. Pembiasaan sederhana yang dilaksanakan secara konsisten justru dapat menjadi bagian penting dalam membentuk karakter religius siswa.
“Yang kita bangun adalah kebiasaan baik. Ketika anak-anak dibiasakan berselawat, berdoa, dan melaksanakan ibadah bersama, mereka belajar disiplin, kebersamaan, sekaligus mengenal nilai-nilai agama melalui praktik secara langsung,” tambahnya.
Kepala KUA Kecamatan Ciracap, H. Sulaeman Jamal, S.Ag., menyampaikan bahwa Penyuluh Agama Islam memiliki ruang pengabdian yang luas, termasuk mendampingi pembinaan keagamaan di lingkungan pendidikan.
“Kehadiran Penyuluh Agama di sekolah merupakan bagian dari upaya mendukung tumbuhnya budaya keagamaan dan akhlak mulia di kalangan siswa. Pembinaan sejak usia dini sangat penting agar nilai-nilai agama dapat menjadi bagian dari karakter mereka,” tutur Sulaeman.
Kegiatan pembacaan selawat dan pembiasaan ibadah tersebut diharapkan tidak sekadar menjadi rutinitas, tetapi mampu menumbuhkan kecintaan siswa kepada Rasulullah SAW serta mendorong mereka untuk mengenal dan menerapkan keteladanan beliau dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui sinergi antara KUA Kecamatan Ciracap dan lembaga pendidikan, pembinaan keagamaan diharapkan dapat terus dilakukan secara berkelanjutan. Dengan demikian, sekolah tidak hanya menjadi ruang untuk mengembangkan kemampuan akademik, tetapi juga menjadi tempat tumbuhnya generasi yang religius, berakhlak mulia, dan memiliki karakter yang baik.
Kontributor: KUA Ciracap
Editor: Dindin M
Fotografer: Humas Kemenag Kabupaten Sukabumi







