Cisaat (KEMENAG)
Pondok Pesantren Tahfidz Al-Qur’an Fathiyyah Zahra Abdul Karim di Cibolang Girang, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, berupaya memadukan pendidikan tahfidz dengan pengembangan kemampuan akademik santri. Salah satunya melalui pembelajaran matematika yang dilaksanakan secara rutin setiap Jumat sore.
Pada Jumat (16/10/2026), pimpinan Tahfidz Al-Qur’an Fathiyyah Zahra Abdul Karim, KH. Iim Abdul Karim, M.Si., meninjau kegiatan pembelajaran santri. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari perhatian lembaga terhadap proses belajar dan pengembangan kemampuan santri, baik dalam menghafal Al-Qur’an maupun mempelajari ilmu pengetahuan.
KH. Iim Abdul Karim menyampaikan bahwa pendidikan santri perlu memberikan ruang bagi penguatan kemampuan keagamaan sekaligus pengembangan pengetahuan umum. Dengan demikian, santri diharapkan memiliki bekal yang seimbang untuk menghadapi tantangan pendidikan dan kehidupan di masa depan.
“Kami berharap para santri tidak hanya memiliki hafalan Al-Qur’an yang kuat, tetapi juga mengembangkan kemampuan berpikir logis dan pemahaman ilmu pengetahuan, termasuk matematika. Keduanya perlu dipelajari dengan sungguh-sungguh agar santri dapat mengembangkan potensi dirinya secara optimal,” ungkap KH. Iim Abdul Karim.
Pembelajaran matematika di lingkungan tahfidz diharapkan dapat membantu santri mengembangkan kemampuan bernalar, berpikir sistematis, dan memecahkan masalah. Sementara itu, pendidikan Al-Qur’an tetap menjadi bagian penting dalam membentuk karakter dan akhlak santri.
Melalui upaya tersebut, Pondok Pesantren Tahfidz Al-Qur’an Fathiyyah Zahra Abdul Karim berkomitmen mendukung perkembangan santri dalam bidang keagamaan dan akademik, sehingga mereka memiliki fondasi spiritual yang kuat sekaligus wawasan ilmu pengetahuan yang memadai.
📝 Kontributor: Pondok Pesantren Tahfidz Al-Qur’an Fathiyyah Zahra Abdul Karim
✍️ Editor: Dindin M
📸 Fotografer: Humas Kemenag Kabupaten Sukabumi






