Sukalarang (KEMENAG)
Suasana khidmat dan penuh kedamaian menyelimuti Masjid Al-Jabbar Cimangkok, Kecamatan Sukalarang, Kamis pagi (3/9/2026). Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Sukalarang, Rodi Billah, S.H., hadir untuk memimpin dan mendampingi pelaksanaan salat duha berjamaah yang diikuti oleh siswa-siswi SDN Cimangkok.
Kegiatan pembiasaan ibadah sunah tersebut merupakan bagian dari sinergi antara KUA Kecamatan Sukalarang dan institusi pendidikan dalam memperkuat pembinaan keagamaan bagi peserta didik. Melalui kegiatan tersebut, siswa tidak hanya diajak mengenal dan melaksanakan ibadah sunah, tetapi juga dibiasakan membangun kedisiplinan, ketertiban, serta karakter religius sejak usia dini.
Sejak pagi, para siswa tampak antusias mengambil air wudu dan mempersiapkan diri untuk melaksanakan salat. Dengan tertib, mereka merapikan saf di dalam masjid di bawah pendampingan para guru serta arahan dari Penyuluh Agama Islam KUA Sukalarang.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pelaksanaan salat duha berjamaah yang dipimpin oleh Rodi Billah. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan doa dan zikir bersama, memohon keselamatan, kemudahan dalam menuntut ilmu, serta keberkahan bagi para siswa, orang tua, dan guru. Kegiatan kemudian diisi dengan tausiah singkat berupa motivasi keagamaan tentang pentingnya rajin beribadah dan berbakti kepada orang tua.
Rodi Billah menyampaikan bahwa pembiasaan salat duha di lingkungan sekolah memiliki nilai penting dalam membangun kedisiplinan spiritual dan membentuk kebiasaan positif pada diri anak.
“Salat duha bukan sekadar ibadah sunah yang sering dikaitkan dengan memohon kelancaran rezeki. Lebih dari itu, salat duha dapat menjadi sarana untuk menumbuhkan rasa syukur kepada Allah Swt. atas kesempatan yang diberikan kepada kita untuk menikmati kehidupan, menghirup udara, melihat terbitnya matahari, dan menjalani aktivitas dengan penuh kesehatan,” ujar Rodi.
Menurutnya, pembiasaan ibadah sejak usia sekolah diharapkan dapat membantu anak mengenal nilai-nilai keagamaan melalui praktik yang dilakukan secara langsung. Kebiasaan tersebut diharapkan tidak berhenti di lingkungan sekolah, tetapi dapat terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari di rumah dan lingkungan masyarakat.
“Anak-anak perlu dibiasakan mengenal ibadah bukan hanya melalui teori, tetapi juga melalui praktik. Ketika dilakukan secara rutin dan bersama-sama, mereka belajar tentang kedisiplinan, kebersamaan, ketertiban, dan rasa syukur. Inilah yang menjadi bagian penting dalam membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak yang baik,” tambahnya.
Pihak SDN Cimangkok turut mendukung kegiatan tersebut sebagai bagian dari pembinaan karakter peserta didik. Sinergi dengan Penyuluh Agama Islam KUA Sukalarang menjadi ruang untuk memperkuat pendidikan keagamaan sekaligus memberikan pengalaman spiritual kepada para siswa dalam suasana yang positif dan menyenangkan.
Melalui kegiatan pembiasaan ibadah seperti salat duha berjamaah, KUA Kecamatan Sukalarang terus mendorong penguatan pendidikan karakter keagamaan di lingkungan sekolah. Diharapkan para siswa SDN Cimangkok tumbuh menjadi generasi yang memiliki pengetahuan, kedisiplinan, ketahanan mental dan spiritual, serta akhlakul karimah sebagai bekal dalam menghadapi masa depan.
Kontributor: KUA Sukalarang
Editor: Dindin M
Fotografer: Humas Kemenag Kabupaten Sukabumi







