Lengkong (KEMENAG)
Penyuluh Agama Islam KUA Lengkong, Abdurrohim, S.H., menyampaikan pesan tentang pentingnya akhlak dalam kehidupan umat Islam melalui khutbah Jumat di Masjid Birrul Walidain, Desa Tegallega, Kecamatan Lengkong, Jumat (28/8/2026).
Dalam khutbahnya, Abdurrohim mengangkat tema tentang tugas utama Rasulullah SAW diutus ke muka bumi, yaitu menyempurnakan akhlak manusia. Menurutnya, ajaran yang dibawa Rasulullah SAW tidak hanya mengatur hubungan manusia dengan Allah SWT, tetapi juga membimbing manusia agar memiliki akhlak mulia dalam berhubungan dengan sesama.
Ia menjelaskan bahwa akhlak menjadi salah satu fondasi penting dalam kehidupan bermasyarakat. Keimanan dan ibadah yang baik hendaknya tercermin dalam sikap sehari-hari, seperti kejujuran, amanah, rendah hati, menghormati orang lain, menjaga lisan, serta menjauhi perilaku yang dapat merugikan sesama.
“Rasulullah SAW diutus untuk menyempurnakan akhlak. Karena itu, kecintaan kepada beliau tidak cukup hanya dengan mengucapkan shalawat, tetapi harus diwujudkan dengan meneladani akhlaknya dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Abdurrohim.
Menurutnya, kehidupan masyarakat akan menjadi lebih baik apabila nilai-nilai akhlakul karimah benar-benar diterapkan dalam keluarga, lingkungan kerja, maupun kehidupan sosial. Sikap saling menghormati, membantu, menjaga persaudaraan, dan menghindari perselisihan merupakan bagian dari akhlak yang perlu terus dibangun.
Abdurrohim juga mengajak jemaah untuk menjadikan Rasulullah SAW sebagai teladan dalam menghadapi berbagai persoalan kehidupan. Kesabaran, kasih sayang, kejujuran, dan sikap pemaaf yang dicontohkan Rasulullah SAW hendaknya menjadi pedoman dalam berinteraksi dengan keluarga maupun masyarakat.
“Akhlak yang baik harus dimulai dari diri sendiri dan keluarga. Ketika setiap orang berusaha memperbaiki akhlaknya, insyaallah akan tercipta lingkungan yang lebih damai, saling menghargai, dan penuh keberkahan,” tambahnya.
Khutbah Jumat tersebut menjadi bagian dari pelaksanaan tugas Penyuluh Agama Islam KUA Lengkong dalam memberikan bimbingan dan pembinaan keagamaan kepada masyarakat. Melalui mimbar Jumat, penyuluh menyampaikan pesan-pesan keislaman yang relevan dengan kehidupan sehari-hari sekaligus mendorong masyarakat untuk mengamalkan nilai-nilai agama secara nyata.
Kegiatan tersebut juga menjadi sarana memperkuat kedekatan antara Penyuluh Agama Islam dengan masyarakat. Kehadiran penyuluh di masjid dan berbagai ruang keagamaan diharapkan dapat terus memberikan penguatan spiritual serta membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya akhlak dalam kehidupan bersama.
Melalui pesan khutbah tersebut, jemaah diajak menjadikan momentum kecintaan kepada Rasulullah SAW sebagai dorongan untuk terus memperbaiki diri dan menghidupkan akhlakul karimah dalam kehidupan keluarga, bermasyarakat, serta dalam menjalankan berbagai amanah.
Kontributor: KUA Lengkong
Editor: Dindin M
Fotografer: Humas Kemenag Kabupaten Sukabumi







