Ciracap (KEMENAG)
Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Ciracap, Upon Rusmawan, menyalurkan Al-Qur’an Berseri 30 Juz dari Yayasan Annur Indonesia berupa wakaf para dermawan kepada Majelis Taklim (MT) Miftahul Falah, Kampung Cogreg RT 05/RW 08, Desa Pasirpanjang, Kecamatan Ciracap, Sabtu (29/8/2026).
Penyaluran Al-Qur’an tersebut dirangkaikan dengan kegiatan Bimbingan dan Penyuluhan (Bimluh) kepada jamaah dengan tema “Keteladanan Nabi Muhammad SAW”. Kegiatan menjadi bagian dari pembinaan keagamaan Penyuluh Agama Islam kepada masyarakat sekaligus mendorong pemanfaatan Al-Qur’an sebagai sumber pembelajaran dan pedoman dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam Bimluh, Upon Rusmawan mengajak jamaah untuk tidak hanya mengenal dan mengagumi keteladanan Rasulullah SAW, tetapi juga berupaya menerapkannya dalam kehidupan keluarga dan bermasyarakat.
“Keteladanan Nabi Muhammad SAW bukan hanya untuk diketahui, tetapi untuk diamalkan. Akhlak beliau hendaknya menjadi inspirasi bagi kita dalam keluarga dan bermasyarakat,” ungkap Upon Rusmawan.
Menurutnya, pembiasaan membaca dan mempelajari Al-Qur’an perlu terus diperkuat di lingkungan majelis taklim. Kehadiran Al-Qur’an Berseri 30 Juz diharapkan dapat mendukung jamaah dalam meningkatkan interaksi dengan Al-Qur’an, baik melalui membaca, mempelajari, maupun mengamalkan kandungannya.
Kepala KUA Kecamatan Ciracap, H. Sulaeman Jamal, S.Ag., mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan oleh Penyuluh Agama Islam tersebut. Menurutnya, penyaluran wakaf Al-Qur’an akan semakin bermakna apabila diiringi dengan pembinaan dan pendampingan kepada masyarakat.
“Wakaf Al-Qur’an bukan sekadar menyerahkan mushaf. Yang lebih penting adalah bagaimana Al-Qur’an dibaca, dipelajari, dan diamalkan. Inilah nilai manfaat yang harus terus kita dorong,” ujar H. Sulaeman Jamal.
Ia berharap sinergi antara penyuluh, majelis taklim, dan berbagai pihak yang mendukung kegiatan keagamaan dapat terus dikembangkan sehingga pembinaan masyarakat semakin luas dan berkelanjutan.
“Kami berharap kegiatan seperti ini terus dikembangkan. Al-Qur’an yang disalurkan dapat menjadi sarana pembelajaran, sementara Bimluh menjadi penguat agar nilai-nilai Al-Qur’an benar-benar hadir dalam kehidupan masyarakat,” tambahnya.
Kegiatan tersebut sekaligus memperkuat peran Penyuluh Agama Islam dalam memberikan pembinaan secara langsung kepada masyarakat. Melalui Bimluh, jamaah mendapatkan penguatan pemahaman keagamaan, sementara penyaluran Al-Qur’an memberikan dukungan terhadap kegiatan pembelajaran Al-Qur’an di majelis taklim.
Dengan kegiatan tersebut, KUA Kecamatan Ciracap terus mendorong pembinaan keagamaan yang menyentuh kebutuhan masyarakat, memperkuat kecintaan terhadap Al-Qur’an, serta menumbuhkan semangat untuk menjadikan akhlak Rasulullah SAW sebagai teladan dalam kehidupan sehari-hari.
Kontributor: KUA Ciracap
Editor: Dindin M
Fotografer: Humas Kemenag Kabupaten Sukabumi







