Cikembar (KEMENAG)
Penyuluh Agama Islam KUA Cikembar menggelar sosialisasi pencegahan stunting di Desa Bojong, Kecamatan Cikembar, Selasa (20/10/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya edukasi masyarakat untuk mendukung pencegahan stunting dan mewujudkan keluarga yang sehat serta sejahtera.
Dalam kegiatan tersebut, masyarakat diberikan pemahaman mengenai pentingnya pendampingan keluarga, pemenuhan gizi, kesehatan ibu hamil, serta pola asuh anak, khususnya pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Penyuluhan juga mengangkat pentingnya kesiapan keluarga dan pencegahan perkawinan anak.
Penyuluh Agama Islam KUA Cikembar, Nanang Awaludin, S.H., menyampaikan bahwa edukasi keagamaan dapat menjadi salah satu pendekatan untuk meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap tumbuh kembang anak.
“Menjaga kesehatan ibu dan anak serta memperhatikan tumbuh kembang anak merupakan bagian dari ikhtiar membangun keluarga yang berkualitas. Melalui pendekatan agama, kami mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap pemenuhan kebutuhan anak, pola asuh yang baik, dan kesiapan dalam membangun rumah tangga,” ujarnya.
Kegiatan ini turut dihadiri aparatur Desa Bojong, tokoh masyarakat, kader Posyandu, serta ibu rumah tangga. Keterlibatan berbagai unsur diharapkan dapat memperkuat penyebaran informasi dan kepedulian masyarakat terhadap pencegahan stunting.
Melalui kegiatan ini, KUA Cikembar bersama pemerintah desa diharapkan dapat terus mendorong edukasi keluarga yang mengintegrasikan nilai-nilai keagamaan dengan kepedulian terhadap kesehatan ibu dan anak, sehingga mendukung tumbuh kembang generasi yang sehat, cerdas, dan berakhlak baik.
📝 Kontributor: KUA Cikembar ✍️ Editor: Dindin M 📸 Fotografer: Humas Kemenag Kabupaten Sukabumi







