Cicurug (KEMENAG)
Penyuluh Agama Islam KUA Cicurug, Iwan Sodikin, S.Ag., yang tergabung dalam Tim KTT (Komunitas Tilawah Tiga Puluh Juz) Kabupaten Sukabumi, melaksanakan penilaian kemampuan Baca Tulis Al-Qur’an (BTQ) terhadap siswa baru SMP Negeri 1 Cicurug pada Kamis (16/7/2026). Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) sebagai asesmen nonakademik untuk memetakan kemampuan dasar keagamaan peserta didik baru.
Pelaksanaan tes BTQ meliputi penilaian kemampuan membaca huruf hijaiyah, kelancaran membaca ayat-ayat Al-Qur’an, penerapan kaidah tajwid, hingga adab dalam membaca Al-Qur’an. Hasil asesmen ini akan menjadi pedoman bagi sekolah dalam menyusun layanan pendidikan agama yang sesuai dengan kemampuan masing-masing siswa.
Iwan Sodikin menjelaskan bahwa penilaian awal merupakan langkah penting dalam mendukung keberhasilan pembelajaran Al-Qur’an di sekolah. Berdasarkan hasil penilaian, secara umum kemampuan membaca Al-Qur’an siswa baru sudah cukup baik. Namun, kemampuan dalam penerapan kaidah tajwid masih perlu ditingkatkan melalui pembinaan yang berkelanjutan.
“Tes BTQ ini bukan untuk membandingkan kemampuan siswa, melainkan untuk mengetahui kemampuan awal mereka. Dari hasil penilaian, secara umum bacaan Al-Qur’an siswa sudah cukup baik, tetapi masih perlu peningkatan dalam aspek tajwid. Dengan pemetaan ini, sekolah dapat menyusun program pembinaan yang lebih tepat sasaran sehingga setiap siswa memperoleh layanan sesuai kebutuhannya,” ujar Iwan.
Ia menambahkan, hasil tes BTQ akan menjadi dasar pengelompokan peserta didik dalam program pembinaan Al-Qur’an. Siswa yang masih memerlukan pendampingan akan mendapatkan bimbingan khusus, seperti program tahsin atau kelas pembinaan baca tulis Al-Qur’an, sedangkan siswa yang telah memiliki kemampuan memadai dapat mengikuti pembelajaran reguler.
Melalui kegiatan ini, Tim KTT Kabupaten Sukabumi bersama KUA Kecamatan Cicurug mendukung upaya SMP Negeri 1 Cicurug dalam memperkuat pendidikan keagamaan sejak awal masa belajar. Diharapkan, melalui pembinaan yang terarah dan berkesinambungan, para siswa baru mampu meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an sesuai kaidah tajwid, sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an sebagai pedoman hidup.
Kontributor: KUA Cicurug
Editor: Dindin M
Fotografer: Humas Kemenag Kabupaten Sukabumi







