Lengkong (KEMENAG)
Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Lengkong melaksanakan bimbingan dan penyuluhan keagamaan dalam kegiatan Majelis Ta’lim Aparatur di Aula Kantor Kecamatan Lengkong, Selasa (20/10/2026). Kegiatan ini diikuti oleh aparatur Kecamatan Lengkong serta jajaran KUA Lengkong sebagai bagian dari upaya meningkatkan pemahaman keagamaan, khususnya mengenai fikih keluarga.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh penghulu KUA Lengkong, Asep Effendi, S.Th.I., bersama para penyuluh agama Islam, yaitu Rismayadi, S.Ag., Deri Laurentis, S.Pd.I., Abdurohim, S.H., Mulyadi, S.H., Ahmad Rifai Masfuf Amin, S.H., dan Kania Anggraeni, S.H. Dalam kesempatan tersebut, Rismayadi, S.Ag., bertindak sebagai narasumber dengan menyampaikan materi tentang fikih talak.
Materi fikih talak menjadi bagian penting dalam pembinaan keluarga karena berkaitan dengan ketentuan agama mengenai perceraian, tanggung jawab pasangan, serta konsekuensi yang perlu dipahami ketika rumah tangga menghadapi persoalan serius. Pemahaman yang benar diharapkan dapat membantu peserta menyikapi persoalan keluarga secara bijaksana dan tidak mengambil keputusan secara tergesa-gesa.
Rismayadi, S.Ag., menyampaikan bahwa pemahaman fikih keluarga perlu terus ditingkatkan agar masyarakat dapat memahami ketentuan agama secara tepat dan menyikapi persoalan rumah tangga dengan penuh tanggung jawab.
“Fikih talak perlu dipahami dengan benar karena berkaitan dengan persoalan yang sangat penting dalam kehidupan keluarga. Setiap pasangan hendaknya mengutamakan komunikasi dan musyawarah ketika menghadapi masalah rumah tangga, tidak terburu-buru mengambil keputusan, serta mencari bimbingan dari pihak yang memahami ketentuan agama apabila diperlukan,” ungkapnya.
Dalam konteks pembinaan aparatur, kajian keagamaan seperti ini juga menjadi sarana untuk memperluas wawasan mengenai nilai-nilai Islam yang berkaitan dengan kehidupan pribadi, keluarga, dan masyarakat. Pemahaman yang baik diharapkan dapat mendorong tumbuhnya sikap lebih hati-hati, bijaksana, dan bertanggung jawab dalam menghadapi persoalan keluarga.
Majelis Ta’lim Aparatur tidak hanya menjadi ruang untuk menambah pengetahuan keagamaan, tetapi juga menjadi sarana memperkuat silaturahmi dan membangun karakter yang berlandaskan nilai-nilai moral dan spiritual. Melalui kegiatan tersebut, aparatur diharapkan semakin memahami pentingnya menjaga keharmonisan keluarga sebagai salah satu fondasi kehidupan bermasyarakat.
Keterlibatan Penyuluh Agama Islam KUA Lengkong dalam kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan pembinaan keagamaan kepada berbagai kelompok masyarakat, termasuk aparatur pemerintahan. Materi yang disampaikan diharapkan dapat memberikan pemahaman yang bermanfaat sekaligus mendorong peserta untuk menerapkan nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui bimbingan dan penyuluhan yang berkelanjutan, KUA Lengkong berupaya mendukung peningkatan literasi keagamaan dan penguatan ketahanan keluarga. Dengan pemahaman fikih keluarga yang baik, masyarakat diharapkan mampu menyikapi persoalan rumah tangga secara lebih bijaksana, sesuai dengan ketentuan agama dan peraturan yang berlaku.
📝 Kontributor: KUA Lengkong ✍️ Editor: Dindin M. 📷 Fotografer: Humas Kemenag Kabupaten Sukabumi







