Sukalarang (KEMENAG)
Penghulu KUA Kecamatan Sukalarang, H. Burdah, S.H., menjadi pemateri dalam Pengajian Binaan KUA Sukalarang yang digelar di Masjid Al-Jabbar, Kecamatan Sukalarang, Jumat (4/9/2026). Kegiatan yang berlangsung pukul 07.30–09.00 WIB tersebut merupakan pengajian rutin setiap Jumat pagi yang diikuti masyarakat, khususnya jamaah ibu-ibu, sebagai bagian dari pembinaan keagamaan secara berkelanjutan.
Dalam kajian tersebut, H. Burdah menyampaikan materi dari kitab Syu’abul Iman tentang fadilah Maulid Nabi dan keutamaan selawat. Kajian mengajak jamaah untuk meneladani akhlak Rasulullah saw., khususnya dalam menjaga ucapan, menghindari perkataan yang dapat menyakiti orang lain, serta membiasakan lisan yang santun, jujur, dan membawa manfaat dalam kehidupan sehari-hari.
H. Burdah menyampaikan bahwa Pengajian Binaan KUA Sukalarang merupakan salah satu bentuk komitmen KUA untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui pembinaan keagamaan yang dilakukan secara berkesinambungan.
“Pengajian ini bukan hanya menjadi majelis ilmu, tetapi juga sarana mempererat silaturahmi, memperkuat pembinaan keluarga sakinah, serta menyampaikan berbagai program Kementerian Agama kepada masyarakat. Kami berharap jamaah dapat mengamalkan ilmu yang diperoleh sekaligus turut berpartisipasi menyukseskan Gema Selawat Kebangsaan,” ungkap H. Burdah.
Selain kajian kitab, Penyuluh Agama Islam KUA Sukalarang, Rodi Billah, S.H., turut menyosialisasikan Gema Selawat Kebangsaan dan Ngaji Sirah Nasional, termasuk ajakan untuk membaca Dalā’il al-Khayrāt sebagai bagian dari gerakan tersebut.
Rodi Billah menjelaskan sejumlah keutamaan membaca Dalā’il al-Khayrāt yang disampaikan dalam pembinaan, di antaranya sebagai sarana memperkuat kecintaan dan keterhubungan dengan Rasulullah saw., memperoleh ketenangan dan keberkahan usia, memohon kemudahan dalam profesi maupun hajat, memunculkan ide dan pikiran yang baik, serta memohon pertolongan Allah SWT dalam menghadapi kesusahan.
“Melalui Gema Selawat Kebangsaan, kita diajak untuk memperbanyak selawat dan doa sekaligus memperkuat kecintaan kepada Rasulullah saw. Semoga amalan ini tidak hanya dilaksanakan dalam majelis, tetapi juga menjadi kebiasaan yang terus hidup dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Rodi Billah.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Sukalarang, Ahmad Muayyad, S.H., dan Rodi Billah, S.H. Kehadiran para penyuluh turut memperkuat pembinaan keagamaan sekaligus menjadi ruang untuk menyampaikan berbagai informasi dan layanan KUA kepada masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, masyarakat juga memperoleh informasi mengenai sejumlah layanan dan program KUA, di antaranya bimbingan keluarga sakinah, perwakafan, zakat, Wajib Halal Oktober (WHO), serta berbagai program strategis Kementerian Agama lainnya.
Melalui Pengajian Binaan yang dilaksanakan secara rutin, KUA Kecamatan Sukalarang terus berupaya memperkuat peran pembinaan dan penyuluhan keagamaan di tengah masyarakat. Sinergi antara penghulu, penyuluh, dan jamaah diharapkan dapat meningkatkan pemahaman keagamaan sekaligus mendorong masyarakat mengamalkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari.
Kontributor: KUA Sukalarang
Editor: Dindin M
Fotografer: Humas Kemenag Kabupaten Sukabumi







