Ciracap (KEMENAG)
Salat Istisqa dilaksanakan di Batucolat, Cikangkung, Kecamatan Ciracap, Jumat (11/9/2026) sekitar pukul 14.00 WIB. Salat yang dilaksanakan setelah Salat Jumat tersebut menjadi ikhtiar bersama masyarakat untuk memohon turunnya hujan kepada Allah Swt. di tengah kondisi kemarau.
Dalam kegiatan tersebut, Penghulu KUA Ciracap, A. Arpani, S.H., menyampaikan khutbah Istisqa di hadapan jamaah. Melalui khutbahnya, ia mengajak jamaah untuk memperbanyak doa, istighfar, dan memohon ampunan kepada Allah Swt. sebagai bagian dari upaya mendekatkan diri kepada-Nya.
A. Arpani juga mengingatkan bahwa pelaksanaan Salat Istisqa tidak hanya menjadi momentum untuk memanjatkan doa, tetapi juga menjadi kesempatan untuk melakukan introspeksi dan meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan. Sikap syukur atas nikmat Allah Swt. perlu diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dengan menjaga lingkungan dan sumber daya yang menjadi kebutuhan bersama.
Pelaksanaan Salat Istisqa berlangsung dengan khidmat. Jamaah mengikuti rangkaian salat dan khutbah, kemudian bersama-sama memanjatkan doa agar Allah Swt. menurunkan hujan yang membawa manfaat dan keberkahan bagi masyarakat.
Kepala KUA Ciracap, Sulaeman Jamal, S.Ag., menyampaikan bahwa Salat Istisqa merupakan salah satu bentuk ikhtiar dan doa bersama ketika masyarakat menghadapi kondisi kemarau.
“Semoga ikhtiar dan doa yang kita panjatkan bersama menjadi jalan turunnya hujan yang membawa manfaat dan keberkahan bagi masyarakat,” ungkap Sulaeman Jamal.
Pelaksanaan Salat Istisqa tersebut sekaligus menjadi bagian dari pembinaan keagamaan yang dilakukan di tengah masyarakat. Kehadiran penghulu melalui penyampaian khutbah menjadi sarana untuk menyampaikan pesan keagamaan sekaligus mengajak jamaah memperkuat hubungan dengan Allah Swt., memperbanyak introspeksi, dan menjaga kepedulian terhadap lingkungan.
Kontributor: KUA Ciracap
Editor: Dindin M
Fotografer: Humas Kemenag Kabupaten Sukabumi







