Sukalarang (KEMENAG)
Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Sukalarang turut menyukseskan Gerakan 100.000 Khataman Al-Qur’an dalam rangka peringatan 1 Muharram 1448 Hijriah melalui kegiatan khataman Al-Qur’an yang dilaksanakan pada Rabu (17/6/2026) di MT Al-Ghozali, Desa Sukamaju, Kecamatan Sukalarang.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program nasional Peaceful Muharram II yang diinisiasi Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama RI. Program tersebut mengusung semangat Islam yang sejuk, harmonis, dan penuh nilai kemanusiaan melalui Gerakan 100.000 Khataman Al-Qur’an se-Indonesia yang dilaksanakan secara serentak. Program ini melibatkan Kepala KUA, Penyuluh Agama Islam, serta kelompok binaannya untuk menghidupkan syiar Al-Qur’an di tengah masyarakat.
Pelaksanaan khataman di MT Al-Ghozali merupakan salah satu dari empat titik majelis taklim binaan penyuluh KUA Kecamatan Sukalarang yang tersebar di sejumlah desa binaan. Kegiatan ini menunjukkan komitmen para penyuluh dalam membumikan Al-Qur’an dan memperkuat kehidupan keagamaan masyarakat melalui majelis taklim.
Di MT Al-Ghozali, para jemaah berhasil menuntaskan satu kali khataman Al-Qur’an dalam suasana yang khusyuk dan penuh kebersamaan. Kegiatan tersebut didampingi oleh Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Sukalarang, yakni Ust. Dasep Sugandi, Lc., M.A., Rodi Billah, S.H., dan Ahmad Muayyad, S.H.
Dalam kesempatan tersebut, Ust. Dasep Sugandi, Lc., M.A. memberikan sambutan dan tausiyah singkat tentang pentingnya menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup, khususnya dalam menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah.
“Momentum Muharram hendaknya menjadi sarana hijrah menuju kehidupan yang lebih baik. Melalui gerakan khataman Al-Qur’an ini, kita berharap masyarakat semakin dekat dengan Al-Qur’an, tidak hanya membacanya, tetapi juga memahami dan mengamalkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa majelis taklim memiliki peran strategis dalam membina umat dan menanamkan nilai-nilai keislaman yang moderat, damai, dan penuh rahmat. Oleh karena itu, tradisi membaca Al-Qur’an secara berjamaah perlu terus dilestarikan sebagai bagian dari penguatan spiritual masyarakat.
Melalui kegiatan ini, KUA Kecamatan Sukalarang berharap semangat mencintai Al-Qur’an semakin tumbuh di tengah masyarakat dan menjadi bagian dari upaya bersama dalam mewujudkan kehidupan yang religius, harmonis, dan penuh keberkahan sesuai dengan semangat Peaceful Muharram 1448 Hijriah.
Kontributor: KUA Sukalarang
Editor: Dindin M
Fotografer: Humas Kemenag Kabupaten Sukabumi







