Sagaranten (KEMENAG)
Segenap Aparatur Sipil Negara (ASN) Kecamatan Sagaranten mengikuti kegiatan Majelis Taklim Aparatur (MTA) di Aula Kecamatan Sagaranten, Selasa (11/8/2026). Kegiatan pengajian rutin tersebut diikuti jajaran aparatur Kecamatan Sagaranten bersama KUA, Penyuluh Agama Islam, Pendamping Keluarga Harapan (PKH), Dinas Kependudukan, Dinas Kesehatan, Dinas Pekerjaan Umum, serta PLKB.
MTA kali ini turut dihadiri Camat Sagaranten yang baru, Hodan Pirmansyah, S.Ip., M.Si. Dalam sambutannya, ia berharap kegiatan pengajian rutin bagi aparatur tidak hanya meningkatkan kualitas ibadah mahdhah, tetapi juga mendorong ASN mengimplementasikan nilai-nilai agama dalam pengabdian dan pelayanan kepada masyarakat.
“Semoga pengajian rutin ini tidak hanya meningkatkan ibadah kita kepada Allah SWT, tetapi juga semakin mendekatkan kita kepada ibadah ghairu mahdhah melalui pengabdian dan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.
Materi pengajian disampaikan oleh K.H. Iqbal Hidayat yang juga Ketua MUI Kecamatan Sagaranten. Dalam tausiyahnya, ia mengangkat pesan yang terkandung dalam QS. Ibrahim ayat 37 sebagai refleksi bagi aparatur dalam menjalankan kehidupan dan tugas pelayanan.
K.H. Iqbal menekankan pentingnya sikap tawakal, kepatuhan kepada Allah SWT, serta menjadikan ibadah sebagai orientasi kehidupan. Menurutnya, bekerja sebagai ASN tidak semata-mata untuk memperoleh kesenangan atau kepentingan pribadi, tetapi juga merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
“Sebagai aparatur, kita harus memiliki sikap tawakal dan kepatuhan kepada Allah SWT. Pekerjaan dan pelayanan kepada masyarakat harus kita niatkan sebagai bagian dari ibadah, sehingga tugas yang dijalankan tidak hanya bernilai kedinasan, tetapi juga memiliki nilai di hadapan Allah SWT,” pesan K.H. Iqbal.
Ia juga mengingatkan pentingnya kedisiplinan dalam menjaga waktu salat di tengah kesibukan menjalankan tugas. Nilai-nilai moral dan agama, menurutnya, harus tetap menjadi pedoman agar etika kerja dan kualitas pelayanan kepada masyarakat senantiasa terjaga.
Kepala KUA Kecamatan Sagaranten, Hasim Munawar, menyampaikan bahwa MTA menjadi ruang penting untuk memperkuat pembinaan spiritual aparatur sekaligus membangun kesadaran bahwa tugas pelayanan merupakan bagian dari amanah.
“Pengajian seperti ini menjadi pengingat bagi kita sebagai aparatur bahwa setiap tugas yang dilakukan dengan niat yang baik, penuh tanggung jawab, dan memberikan manfaat kepada masyarakat dapat menjadi bagian dari ibadah. Karena itu, nilai-nilai agama harus senantiasa hadir dalam setiap pelayanan yang kita berikan,” ujar Hasim Munawar.
Menurutnya, sinergi antara KUA dan pemerintah kecamatan melalui kegiatan pembinaan keagamaan perlu terus diperkuat. Dengan demikian, peningkatan kualitas spiritual aparatur dapat berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas pelayanan publik.
Kegiatan MTA Kecamatan Sagaranten menjadi ruang pembinaan spiritual sekaligus penguatan integritas bagi aparatur. Melalui pengajian rutin tersebut, ASN diharapkan mampu membawa nilai-nilai keagamaan ke dalam pelaksanaan tugas sehari-hari, sehingga pelayanan kepada masyarakat menjadi bentuk nyata pengabdian sekaligus ibadah.
Kontributor: KUA Sagaranten
Editor: Dindin M
Fotografer: Humas Kemenag Kabupaten Sukabumi







