Kadudampit (KEMENAG)
Sebuah terobosan kolaboratif lahir di Kecamatan Kadudampit. Untuk pertama kalinya, sektor keagamaan, pariwisata, dan pemberdayaan masyarakat desa bersinergi mewujudkan mimpi besar menjadikan Kadudampit sebagai destinasi wisata religi unggulan Kabupaten Sukabumi.
Kolaborasi strategis ini digagas oleh KUA Kadudampit bersama Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi dan Kelompok Tilawah 30 Juz (KTT) Pengelola Taman Wisata Cinumpang. Sebagai langkah awal, rangkaian kegiatan tersebut dimatangkan dalam pertemuan yang digelar di Aula KUA Kadudampit pada Kamis, 16 Oktober 2026.
Puncak kegiatan ini akan ditandai dengan agenda akbar Khatam Kubro 4000 Jamaah Cinta Al-Qur’an yang dijadwalkan berlangsung di Taman Wisata Cinumpang, Kadudampit, pada Sabtu, 24 Oktober 2026, sekaligus dalam rangka memeriahkan Hari Santri Nasional 2026.
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi, H. Ali Iskandar, menyambut antusias kolaborasi ini. Ia menjelaskan bahwa potensi alam Kadudampit yang luar biasa perlu diberikan nilai tambah berupa ketenangan batin bagi wisatawan.
“Kami punya curug, punya kebun, punya taman. Tapi wisatawan sekarang butuh ketenangan jiwa, bukan hanya foto bagus. Konsep pariwisata religius KUA Kadudampit ini menjawab. Wisatawan datang ke Cinumpang, selain healing dengan alam, juga healing dengan Quran. Ini model pariwisata berkelanjutan yang kami cari,” ungkap H. Ali Iskandar.
Sementara itu, Kepala KUA Kadudampit, H. Agus Salim, menegaskan bahwa peran KUA kini semakin luas tidak hanya sebatas pencatatan pernikahan, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi umat dan benteng moral masyarakat.
“Ini ikhtiar kami mencetak generasi cinta Quran, menggerakkan pariwisata berkah, dan memberdayakan petani KTT. Kami KUA Kadudampit tidak ingin hanya dikenal karena menikahkan orang, tapi juga karena menghidupkan kampung dengan Quran,” ujar H. Agus Salim.
Senada dengan hal tersebut, Penyuluh Agama H. Kusnadi menambahkan bahwa sinergi lintas sektoral ini mampu mendekatkan nilai-nilai keagamaan dengan ruang publik secara luas.
“Hari ini kita buktikan, Quran tidak hanya di masjid, tapi juga di taman wisata. Pariwisata tidak hanya soal perut dan foto, tapi juga soal hati dan surga. Inilah kolaborasi KUA, Pariwisata, dan KTT,” tutur H. Kusnadi.
Kegiatan akbar Khatam Kubro 4000 Jamaah ini nantinya terbuka untuk umum, tidak dipungut biaya (gratis), serta direncanakan akan dihadiri langsung oleh Bupati Sukabumi, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sukabumi, dan Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sukabumi.
📝 Kontributor: KUA Kadudampit ✍️ Editor: Dindin M 📸 Fotografer: Humas Kemenag Kabupaten Sukabumi







