Ciracap (KEMENAG)
Semangat menjaga kebersihan rumah ibadah terlihat di Pondok Pesantren Nurul Ittihad, Kp. Loji Kidul, Desa Ciracap, Kecamatan Ciracap, Senin (10/8/2026). Para santri turun langsung membersihkan masjid dan lingkungan sekitarnya dalam kegiatan Gerakan Bersih-Bersih Masjid (GEBER MAS).
Dengan penuh semangat dan kebersamaan, para santri membersihkan bagian dalam masjid, menyapu halaman, merapikan lingkungan, serta memastikan tempat ibadah menjadi lebih bersih dan nyaman. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari GEBER MAS Kecamatan Ciracap dalam rangka menyemarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Bagi para santri, kegiatan ini bukan sekadar aktivitas bersih-bersih. Di balik sapu, alat pel, dan kerja bersama, terdapat pembelajaran tentang kepedulian, kedisiplinan, tanggung jawab, dan gotong royong. Para santri belajar bahwa menjaga kebersihan masjid merupakan salah satu bentuk kecintaan terhadap tempat ibadah.
Pimpinan Pondok Pesantren Nurul Ittihad, Kiai Abdurohman, menyambut baik kegiatan tersebut. Menurutnya, GEBER MAS menjadi kesempatan bagi para santri untuk mengamalkan nilai-nilai yang selama ini mereka pelajari di pesantren.
“Kami ingin para santri tidak hanya memahami pentingnya kebersihan melalui pembelajaran, tetapi juga membiasakannya dalam kehidupan sehari-hari. Membersihkan masjid adalah bentuk kepedulian yang sederhana, sekaligus pendidikan bagi santri untuk mencintai lingkungan dan rumah ibadah,” tutur Kiai Abdurohman.
Kepala KUA Ciracap, H. Sulaeman Jamal, S.Ag., menyampaikan apresiasi atas keterlibatan para santri Nurul Ittihad. Menurutnya, semangat tersebut menjadi contoh bagaimana pendidikan kepedulian dapat diwujudkan melalui tindakan nyata.
“Kami sangat mengapresiasi semangat para santri. Mencintai masjid tidak hanya dengan datang untuk beribadah, tetapi juga dengan menjaga kebersihan dan kenyamanannya. Apa yang dilakukan para santri hari ini adalah bentuk keteladanan yang sederhana, tetapi sangat bermakna,” ujar H. Sulaeman Jamal.
Ia berharap GEBER MAS tidak berhenti sebagai kegiatan sesaat. Kebersihan masjid perlu menjadi budaya yang dijaga bersama oleh pengurus masjid, santri, remaja masjid, majelis taklim, dan masyarakat.
Keterlibatan santri Nurul Ittihad menunjukkan bahwa pesantren turut mengambil peran dalam membentuk generasi yang memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan kehidupan sosial. Semangat gotong royong yang tumbuh melalui kegiatan tersebut diharapkan terus menjadi kebiasaan para santri dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui GEBER MAS, KUA Ciracap mengajak seluruh elemen masyarakat mewujudkan tempat ibadah yang ASRI: Aman, Sehat, Resik, dan Indah. Dari tangan para santri, semangat itu hadir dalam tindakan nyata: masjid dirawat, kepedulian ditanam, dan kebaikan dibiasakan.
Kontributor: KUA Ciracap
Editor: Dindin M
Fotografer: Humas Kemenag Kabupaten Sukabumi







