Sukalarang (KEMENAG)
Kepala KUA Sukalarang, H. Jamaludin, S.Ag., M.H., bersama para penyuluh agama Islam menggelar rapat koordinasi lintas sektor di aula KUA Sukalarang, Kamis (15/10/2026). Rapat ini melibatkan sejumlah unsur kelembagaan, yakni Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU), Majelis Ulama Indonesia (MUI), KTT, Forum Pondok Pesantren (FPP), dan Dewan Masjid Indonesia (DMI).
Koordinasi tersebut membahas persiapan Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 yang jatuh pada 22 Oktober, sekaligus pematangan konsep kegiatan Camp Religi. Pertemuan menjadi ruang untuk menyelaraskan rencana kegiatan dan memperkuat komunikasi antarlembaga agar persiapan dapat dilakukan secara terarah.
Keterlibatan berbagai unsur diharapkan dapat mendukung pelaksanaan kegiatan melalui kontribusi sesuai peran dan kapasitas masing-masing. KUA berperan dalam fasilitasi koordinasi di tingkat kecamatan, sementara unsur organisasi keagamaan, pesantren, dan pengelola masjid dapat memberikan masukan terkait pembinaan umat, keterlibatan santri, serta partisipasi masyarakat.
Kepala KUA Sukalarang, H. Jamaludin, menyampaikan, “Koordinasi lintas sektor penting agar persiapan Hari Santri Nasional dan Camp Religi dapat dibahas bersama sejak awal. Kami berharap setiap unsur dapat menyampaikan masukan dan berkolaborasi sesuai peran masing-masing sehingga kegiatan nantinya memberikan manfaat bagi santri dan masyarakat.”
Selain menyelaraskan persiapan, rapat koordinasi juga menjadi sarana membangun komunikasi dan kebersamaan antarlembaga. Sinergi tersebut diharapkan membantu penyelenggaraan kegiatan keagamaan yang melibatkan masyarakat secara lebih tertib dan terencana.
Melalui rapat koordinasi ini, KUA Sukalarang berupaya memperkuat kolaborasi dengan unsur keagamaan dan kemasyarakatan dalam menyambut Hari Santri Nasional 2026 serta mematangkan rencana Camp Religi.
📝 Kontributor: KUA Sukalarang ✍️ Editor: Dindin M 📸 Fotografer: Humas Kemenag Kabupaten Sukabumi







