Dagaranten (KEMENAG)
Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sagaranten kembali melaksanakan kegiatan Bimbingan Perkawinan (Bimwin) bagi calon pengantin (catin) sesuai agenda rutin setiap hari Rabu. Kegiatan yang berlangsung pada Rabu (20/5/2026) tersebut diikuti oleh delapan pasang calon pengantin dari berbagai desa di wilayah Kecamatan Sagaranten.
Kegiatan diawali dengan pemeriksaan berkas administrasi masing-masing calon pengantin guna memastikan kelengkapan dokumen pernikahan. Langkah tersebut dilakukan untuk mempermudah proses pelayanan dan pencetakan buku nikah sehingga seluruh tahapan administrasi dapat berjalan tertib dan lancar.
Dalam bimbingannya, Kepala KUA Sagaranten, H. Hasim Munawar, S.H.I., menyampaikan pentingnya membangun rumah tangga yang harmonis dan penuh tanggung jawab. Selain menekankan program PEPELING (Pengantin Peduli Lingkungan), ia juga mengingatkan para calon pengantin tentang lima sifat penting yang harus dimiliki dalam membina kehidupan rumah tangga.
Kelima sifat tersebut meliputi tafahum (saling memahami), tasamuh (saling menghargai), tarohum (saling menyayangi), tarodhi (saling menerima dan merelakan), serta takaful (saling menolong dan menguatkan). Menurutnya, nilai-nilai tersebut menjadi pondasi penting dalam mewujudkan keluarga sakinah yang harmonis dan berkelanjutan.
“Rumah tangga yang baik tidak hanya dibangun dengan cinta, tetapi juga dengan sikap saling memahami, menghargai, dan menguatkan satu sama lain. Karena itu, calon pengantin perlu mempersiapkan diri bukan hanya secara administrasi, tetapi juga secara mental dan spiritual,” ujar H. Hasim Munawar.
Sementara itu, Penyuluh Agama Islam, Lusi Saadati Ramadhan, S.Sy., M.H., menyampaikan materi yang dikaitkan dengan momentum Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas). Ia menegaskan bahwa keluarga merupakan gerbang utama dalam melahirkan generasi penerus bangsa yang cerdas, berakhlak, dan berkarakter.
“Dengan semangat Hari Kebangkitan Nasional, mari kita bangun fondasi keluarga yang kokoh dan beretika demi mewujudkan keluarga yang siap menyongsong masa depan yang gemilang,” ungkapnya di hadapan para peserta.
Pada sesi penutup, Penyuluh Agama Islam Suhenah, S.Ag., menyampaikan materi mengenai lima pilar keluarga sakinah yang dilanjutkan dengan kegiatan “Tepuk Keluarga Sakinah” untuk membangun semangat dan antusiasme para calon pengantin.
Kegiatan berlangsung penuh keakraban dan interaktif. Para peserta tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian bimbingan sebagai bekal dalam mempersiapkan kehidupan rumah tangga yang harmonis, berkualitas, dan sesuai dengan ketentuan agama maupun regulasi negara. Di akhir kegiatan, para peserta juga diingatkan pentingnya melangsungkan pernikahan secara sah dan tercatat agar memperoleh kepastian hukum serta keberkahan dalam membangun keluarga.
Kontributor: KUA Sagaranten
Editor: Dindin M
Fotografer: Humas Kemenag Kabupaten Sukabumi







