Ciracap (KEMENAG)
Pegawai Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Ciracap terus melakukan perawatan pohon sebagai bentuk dukungan terhadap program SAWAHON (Satu Pegawai Satu Pohon) Kementerian Agama Kabupaten Sukabumi, Selasa (13/10/2026). Upaya ini dilakukan untuk menjaga keberlangsungan pertumbuhan pohon sekaligus memperkuat kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.
Di tengah musim kemarau, perawatan pohon menjadi perhatian karena kondisi cuaca kering dapat memengaruhi pertumbuhan tanaman. Penyiraman dan pemantauan kondisi pohon menjadi langkah sederhana untuk menjaga tanaman tetap terawat.
Bagi KUA Ciracap, SAWAHON bukan hanya gerakan menanam pohon, tetapi juga komitmen untuk merawatnya secara berkelanjutan. Keberhasilan program tidak hanya dilihat dari jumlah pohon yang ditanam, melainkan juga dari upaya menjaga agar tanaman dapat tumbuh dan memberikan manfaat bagi lingkungan.
Kegiatan ini turut mendukung terwujudnya KUA ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah). Perawatan pohon juga sejalan dengan nilai ekoteologi, yakni kesadaran bahwa menjaga alam merupakan bagian dari tanggung jawab moral dan spiritual manusia.
Kepala KUA Ciracap, H. Sulaeman Jamal, S.Ag., menyampaikan, “Menanam pohon merupakan langkah awal, sedangkan merawatnya hingga tumbuh dengan baik adalah bentuk tanggung jawab kita. Meskipun musim kemarau, kita perlu terus berikhtiar menjaga pohon agar tetap terpelihara dan memberikan manfaat bagi lingkungan.”
Penghulu KUA Ciracap, A. Arpani, turut menekankan pentingnya perawatan berkelanjutan agar pohon yang telah ditanam tetap terjaga. Sementara itu, Badri Supriyadi, PLO KUA Ciracap, mendorong agar pemeliharaan tanaman menjadi bagian dari kebiasaan kerja sehari-hari.
Melalui program SAWAHON, pegawai KUA Ciracap berupaya membangun budaya kerja yang peduli lingkungan, sejalan dengan semangat KUA ASRI dan penerapan nilai-nilai ekoteologi.
📝 Kontributor: KUA Ciracap
✍️ Editor: Dindin M
📸 Fotografer: Humas Kemenag Kabupaten Sukabumi







