Ciracap (KEMENAG)
Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Ciracap bersama Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Ciracap terus memperluas implementasi Gerakan Nasional Indonesia Berkiblat. Kali ini, sosialisasi menyasar para pengelola vila di kawasan wisata Ujunggenteng sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas layanan keagamaan di destinasi wisata sekaligus memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam menyukseskan program nasional tersebut. Kegiatan berlangsung pada Rabu (8/7/2026).
Kegiatan dipimpin oleh Tim Pembina Kecamatan Ciracap, Drs. Jenal Abidin, M.AP., didampingi tim KUA Ciracap yang terdiri atas Penghulu A. Arpani serta Penyuluh Agama Islam Rini Ridiswati, Slamet Rusyadi, Upon Rusmawan, dan M. Asnawi. Turut hadir Hj. Herni Misriani selaku Kasi Pelayanan Publik Kecamatan Ciracap, Letda Lek Prima Nur Setiyo Budi selaku Dandenau Ujunggenteng Lanud Atang Sendjaja, unsur Danpos TNI AU Ujunggenteng, Danpos TNI AL Ujunggenteng, Syahbandar Ujunggenteng, Kepala Desa Pangumbahan Mulyana, S.IP., serta Kepala Desa Ujunggenteng Sahid Syam, S.IP.
Dalam kegiatan tersebut, para pengelola vila diberikan pemahaman mengenai pentingnya memastikan ketepatan arah kiblat pada musala maupun ruang salat yang tersedia di setiap vila. Langkah ini dinilai penting sebagai bagian dari peningkatan mutu pelayanan kepada wisatawan, khususnya wisatawan muslim yang membutuhkan fasilitas ibadah yang sesuai dengan ketentuan syariat.
Selain penyampaian materi, tim KUA Ciracap memberikan pendampingan teknis mulai dari proses pembuatan akun Gerakan Nasional Indonesia Berkiblat, tata cara pelaksanaan verifikasi arah kiblat, hingga mekanisme pelaporan hasil kegiatan. Peserta juga mengikuti simulasi Rashdul Kiblat sebagai bekal praktis menghadapi pelaksanaan verifikasi arah kiblat secara serentak pada 15–16 Juli 2026 pukul 16.27 WIB.
Tim Pembina Kecamatan Ciracap, Drs. Jenal Abidin, M.AP., mengajak seluruh pengelola vila untuk mendukung penuh pelaksanaan Gerakan Nasional Indonesia Berkiblat sebagai bagian dari peningkatan kualitas pelayanan publik.
“Kami berharap seluruh pengelola vila dapat memanfaatkan momentum Rashdul Kiblat untuk memastikan arah kiblat di fasilitas ibadah yang tersedia. Hal ini merupakan bentuk pelayanan yang memberikan rasa nyaman dan kepastian bagi wisatawan muslim yang berkunjung ke kawasan Ujunggenteng,” ujarnya.
Sementara itu, Penghulu KUA Kecamatan Ciracap, A. Arpani, menegaskan bahwa keterlibatan sektor pariwisata menjadi salah satu langkah strategis dalam memperluas jangkauan Gerakan Nasional Indonesia Berkiblat.
“Melalui pendampingan ini, kami ingin memastikan para pengelola vila memahami seluruh tahapan pelaksanaan Gerakan Nasional Indonesia Berkiblat, sehingga dapat melakukan verifikasi arah kiblat secara mandiri dan memberikan pelayanan ibadah yang semakin baik kepada para tamu,” ungkapnya.
Melalui sinergi antara Forkopimcam Ciracap, KUA Ciracap, pemerintah desa, instansi terkait, dan para pengelola vila, Gerakan Nasional Indonesia Berkiblat diharapkan semakin meluas serta memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Selain memastikan ketepatan arah kiblat, kegiatan ini juga memperkuat pelayanan keagamaan di kawasan wisata sekaligus menjadi media edukasi dan syiar Islam di tengah masyarakat.
Kontributor: KUA Ciracap
Editor: Dindin M
Fotografer: Humas Kemenag Kabupaten Sukabumi







