Citamiang (KEMENAG)
Ketua Kelompok Kerja Madrasah Tsanawiyah (KKMTs) Kabupaten Sukabumi, Wawan Setiawan, M.Pd., M.M., mengajak seluruh kepala madrasah untuk bersama-sama mengimplementasikan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) sebagai bagian dari upaya memperkuat pendidikan karakter di lingkungan madrasah. Ajakan tersebut disampaikan saat memberikan laporan pada kegiatan Pembinaan dan Launching Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) jenjang Madrasah Ibtidaiyah (MI) dan Madrasah Tsanawiyah (MTs) se-Kabupaten Sukabumi di Aula Universitas Madani Nusantara (UMN), Selasa (28/7/2026).
Dalam laporannya, Wawan menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari kebijakan Kementerian Agama dalam mendukung implementasi Kurikulum Berbasis Cinta pada satuan pendidikan madrasah. Melalui kegiatan ini, para kepala madrasah memperoleh penguatan pemahaman mengenai konsep, tujuan, dan arah penerapan KBC dalam proses pembelajaran maupun budaya madrasah.
Ia menyampaikan, kegiatan mengusung tema “Menguatkan Karakter, Menumbuhkan Empati, Mewujudkan Pendidikan Berbasis Cinta” dengan peserta terdiri atas kepala MI dan kepala MTs se-Kabupaten Sukabumi. Pelaksanaan kegiatan merupakan hasil kolaborasi antara KKMTs, KKMI, Kelompok Kerja Pengawas Madrasah, serta Seksi Pendidikan Madrasah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sukabumi.
“Kami berharap seluruh kepala madrasah memiliki pemahaman yang sama mengenai Kurikulum Berbasis Cinta, sehingga implementasinya dapat berjalan dengan baik dan mampu menghadirkan lingkungan belajar yang menumbuhkan karakter, empati, serta keteladanan bagi peserta didik,” ujar Wawan.
Ia juga mengapresiasi antusiasme para kepala madrasah yang hadir dari berbagai wilayah Kabupaten Sukabumi. Menurutnya, semangat tersebut menjadi modal penting dalam menyukseskan implementasi KBC di seluruh madrasah.
Pada kesempatan itu, Wawan turut mengajak keluarga besar madrasah untuk memperkuat kepedulian sosial dengan berpartisipasi membantu masyarakat yang terdampak musibah kebakaran di Kampung Kasepuhan Cipta Mulya, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok. Ajakan tersebut menjadi wujud implementasi nilai-nilai empati dan kepedulian yang sejalan dengan semangat Kurikulum Berbasis Cinta.
Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh madrasah di Kabupaten Sukabumi mampu mengimplementasikan Kurikulum Berbasis Cinta secara optimal, sehingga tidak hanya meningkatkan kualitas pembelajaran, tetapi juga membentuk peserta didik yang berkarakter, berempati, dan berakhlak mulia.
Kontributor: Tim Humas Kemenag Kabupaten Sukabumi
Editor: Dindin M
Fotografer: Humas Kemenag Kabupaten Sukabumi







