Citamiang (KEMENAG)
Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sukabumi, H. Maman Hidayat, S.Ag., M.Ag., M.Si., menyampaikan sejumlah arahan strategis kepada para pengawas madrasah, kepala madrasah, dan Kelompok Kerja Madrasah (KKM) pada kegiatan Launching Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) jenjang MI dan MTs tingkat Kabupaten Sukabumi yang digelar di Aula Universitas Madani Nusantara, Selasa (28/7/2026).
Dalam arahannya, H. Maman Hidayat menekankan pentingnya validasi dan verifikasi data peserta didik sebagai langkah awal mendukung implementasi sistem ijazah elektronik (e-Ijazah). Ia meminta seluruh pengawas bina segera mengawal proses verifikasi data peserta didik melalui sistem Verval PD agar tidak terjadi ketidaksesuaian data yang dapat merugikan peserta didik pada saat kelulusan.
“Pastikan seluruh data peserta didik sudah benar. Jangan sampai ada siswa yang masih tercatat di satuan pendidikan lain atau masih berstatus residu. Data yang valid merupakan tanggung jawab bersama demi melindungi hak-hak peserta didik,” tegasnya.
Selain menyoroti validitas data, H. Maman Hidayat mengingatkan bahwa seluruh madrasah segera menyesuaikan dokumen kurikulum dengan Kurikulum Berbasis Cinta yang telah resmi diluncurkan. Ia meminta para pengawas madrasah untuk mengawal implementasi KBC di setiap satuan pendidikan agar dapat diterapkan secara optimal.
Menurutnya, meskipun pemerintah tidak menyediakan anggaran khusus untuk bimbingan teknis sebagaimana pada masa perubahan kurikulum sebelumnya, seluruh insan madrasah diharapkan proaktif meningkatkan kapasitas diri melalui berbagai sumber pembelajaran, baik secara daring maupun melalui berbagai referensi yang tersedia.
Ia juga menegaskan bahwa nilai-nilai yang diusung dalam Kurikulum Berbasis Cinta sejatinya telah lama menjadi budaya di madrasah. Karena itu, berbagai program pembiasaan yang selama ini berjalan perlu terus diperkuat sebagai bagian dari pembentukan karakter peserta didik.
Dalam kesempatan tersebut, H. Maman Hidayat kembali menggaungkan beberapa program pembiasaan madrasah, di antaranya Gerakan Madrasah Membaca Asmaul Husna (GEMAR), Sivitas Madrasah Dawam Wudhu (SIMADU), serta Madrasah Bersih, Asri, Tanpa Asap Rokok (BERTASTAKO). Menurutnya, program-program tersebut selaras dengan semangat Kurikulum Berbasis Cinta yang mengedepankan pembentukan karakter, budaya hidup bersih, kedisiplinan, serta keteladanan di lingkungan madrasah.
Ia juga mengajak seluruh madrasah untuk terus mendukung program Madrasah Sehat, Madrasah Bersih, dan Madrasah Adiwiyata sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan belajar yang nyaman, sehat, dan berkarakter.
Pada akhir arahannya, H. Maman Hidayat menyampaikan sejumlah agenda kegiatan Kementerian Agama yang akan datang, di antaranya Muharram Festival di Unit Percetakan Al-Qur’an (UPQ) Ciawi serta kegiatan Dzikir Bersama dalam rangka menyambut Bulan Kemerdekaan Republik Indonesia. Ia mengajak seluruh keluarga besar madrasah untuk berpartisipasi aktif sebagai wujud kebersamaan dan penguatan nilai-nilai spiritual.
Melalui berbagai arahan tersebut, Kasi Pendidikan Madrasah berharap seluruh satuan pendidikan madrasah di Kabupaten Sukabumi terus meningkatkan kualitas tata kelola, memperkuat implementasi Kurikulum Berbasis Cinta, serta menghadirkan pendidikan yang unggul, berkarakter, dan berdampak bagi peserta didik serta masyarakat.
Kontributor: Tim Humas Kemenag Kabupaten Sukabumi
Editor: Dindin M
Fotografer: Humas Kemenag Kabupaten Sukabumi







