Palabuhanratu (KEMENAG)
Gerakan Nasional Indonesia Berkiblat terus menggema di berbagai satuan pendidikan. Kali ini, Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Palabuhanratu melaksanakan kampanye dan sosialisasi Gerakan Nasional Indonesia Berkiblat kepada sekitar 1.000 siswa MAN 2 Sukabumi, Senin (13/7/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas edukasi menjelang pelaksanaan Rashdul Kiblat pada 15–16 Juli 2026 pukul 16.27 WIB.
Dalam sosialisasi tersebut, tim KUA Palabuhanratu menjelaskan bahwa Rashdul Kiblat merupakan fenomena ketika Matahari berada tepat di atas Ka’bah sehingga dapat dimanfaatkan untuk memverifikasi arah kiblat secara sederhana, mudah, dan akurat. Para siswa juga diberikan pemahaman mengenai tata cara pelaksanaan pengamatan, pentingnya memastikan ketepatan arah kiblat, serta mekanisme pelaporan sebagai bagian dari Gerakan Nasional Indonesia Berkiblat.
Selain menerima materi edukasi, para siswa diajak melakukan registrasi akun Gerakan Nasional Indonesia Berkiblat sebagai bentuk partisipasi aktif dalam menyukseskan target nasional. Melalui akun tersebut, peserta dapat mendokumentasikan dan melaporkan hasil pengamatan Rashdul Kiblat yang dilakukan di masjid, musala, maupun tempat ibadah lainnya pada 15–16 Juli 2026.
Kegiatan berlangsung dengan antusias. Para siswa mengikuti setiap sesi dengan penuh perhatian serta aktif berdiskusi mengenai fenomena Rashdul Kiblat, waktu pelaksanaan, hingga langkah-langkah teknis pengamatan dan pelaporan. Antusiasme tersebut menunjukkan tingginya kepedulian generasi muda terhadap pentingnya ketepatan arah kiblat sebagai bagian dari penyempurnaan ibadah.
Kepala KUA Kecamatan Palabuhanratu, H. Asep Akmal Hasan, menyampaikan bahwa pelibatan peserta didik merupakan langkah strategis untuk memperluas jangkauan Gerakan Nasional Indonesia Berkiblat.
“Generasi muda memiliki peran penting sebagai agen edukasi di tengah masyarakat. Kami berharap para siswa MAN 2 Sukabumi tidak hanya mengikuti pengamatan Rashdul Kiblat, tetapi juga mengajak keluarga, teman, dan lingkungan sekitarnya untuk berpartisipasi. Semakin banyak masyarakat yang melakukan registrasi, pengamatan, dan pelaporan, semakin besar kontribusi kita dalam menyukseskan Gerakan Nasional Indonesia Berkiblat,” ujarnya.
Melalui sinergi antara KUA Kecamatan Palabuhanratu dan MAN 2 Sukabumi, Gerakan Nasional Indonesia Berkiblat diharapkan semakin dikenal luas di kalangan pelajar. Kolaborasi ini menjadi bagian dari komitmen Kementerian Agama dalam meningkatkan literasi ilmu falak, memperkuat layanan keagamaan, serta mendorong partisipasi masyarakat dalam memastikan ketepatan arah kiblat melalui momentum Rashdul Kiblat 15–16 Juli 2026.
Kontributor: KUA Palabuhanratu
Editor: Dindin M
Fotografer: Humas Kemenag Kabupaten Sukabumi







