Ciracap (KEMENAG)
Peran Penyuluh Agama Islam tidak berhenti pada penyampaian pesan keagamaan. Di tengah masyarakat, penyuluh juga hadir memberikan pembinaan pada berbagai fase kehidupan, termasuk ketika seseorang bersiap memasuki kehidupan berumah tangga.
Hal tersebut tercermin dalam kegiatan Bimbingan Perkawinan bagi Calon Pengantin yang dilaksanakan KUA Kecamatan Ciracap, Rabu (12/8/2026). Penyuluh Agama Islam KUA Ciracap, H. Munawar Sanusi dan Rini Ridiswati, memberikan pembekalan kepada calon pengantin sebagai bagian dari persiapan menuju kehidupan keluarga.
Bimbingan diarahkan pada berbagai hal yang dekat dengan kehidupan rumah tangga. Calon pengantin diajak memahami pentingnya komunikasi, saling menghargai, menjalankan tanggung jawab, mengelola perbedaan, serta menjadikan nilai-nilai agama sebagai landasan dalam membangun keluarga.
Bagi penyuluh, pembekalan tersebut bukan sekadar menyampaikan materi, tetapi juga membuka ruang dialog agar calon pengantin dapat memandang pernikahan secara lebih utuh. Akad merupakan awal, sementara kehidupan rumah tangga adalah perjalanan panjang yang membutuhkan kesiapan, kesabaran, dan komitmen.
Perspektif kesehatan turut melengkapi bimbingan melalui materi yang disampaikan Bidan Dede Risni dari Puskesmas Ciracap. Edukasi tersebut memberikan pemahaman mengenai pentingnya kesiapan kesehatan bagi calon pengantin sebagai bagian dari upaya membangun keluarga yang sehat.
Kepala KUA Ciracap, H. Sulaeman Jamal, S.Ag., mengapresiasi peran aktif Penyuluh Agama Islam dalam pelaksanaan bimbingan tersebut. Menurutnya, pembinaan calon pengantin merupakan salah satu bentuk kehadiran KUA yang tidak hanya memberikan layanan administrasi pernikahan, tetapi juga membekali masyarakat dalam mempersiapkan kehidupan keluarga.
“Pernikahan bukan hanya tentang kesiapan menuju akad, tetapi juga kesiapan menjalani kehidupan setelahnya. Karena itu, calon pengantin perlu mendapatkan pembekalan agar memahami tanggung jawab dan mampu membangun rumah tangga dengan landasan agama, komunikasi, serta kepedulian satu sama lain,” ujarnya.
Melalui Bimbingan Perkawinan, Penyuluh Agama Islam KUA Ciracap terus mengambil peran dalam mempersiapkan calon pengantin agar lebih siap secara keagamaan, sosial, dan kesehatan. Ikhtiar tersebut diharapkan turut mendukung terbentuknya keluarga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah, sehat, dan harmonis.
Bukan hanya mengantar menuju akad, tetapi membekali untuk menjalani kehidupan setelahnya.
Kontributor: KUA Ciracap
Editor: Dindin M
Fotografer: Humas Kemenag Kabupaten Sukabumi







