Cidahu (KEMENAG)
Calon pengantin di Kecamatan Cidahu mengikuti Program Pengantin Peduli Lingkungan (Pepeling) sebagai bentuk implementasi nyata program Ekoteologi yang digagas Kementerian Agama Republik Indonesia dalam menumbuhkan kesadaran menjaga kelestarian lingkungan.
Kegiatan yang dilaksanakan oleh KUA Kecamatan Cidahu pada Selasa (13/5/2026) ini bertujuan untuk menanamkan nilai kepedulian lingkungan kepada para calon pengantin sejak awal membangun kehidupan rumah tangga. Melalui program tersebut, peserta diberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, pengelolaan sampah, serta pelestarian alam sebagai bagian dari tanggung jawab bersama.
Selain menjadi sarana pembinaan bagi calon pengantin, program Pepeling juga diharapkan mampu membangun pemahaman bahwa keluarga harmonis tidak hanya tercermin dalam hubungan antaranggota keluarga, tetapi juga melalui kepedulian terhadap lingkungan sekitar. Nilai-nilai keagamaan pun diwujudkan melalui aksi nyata dalam menjaga ciptaan Allah SWT.
Program ini turut sejalan dengan gerakan “Leuweung Hejo” yang diinisiasi Pemerintah Provinsi Jawa Barat di bawah kepemimpinan Dedi Mulyadi dalam mendorong penghijauan dan pelestarian lingkungan di berbagai daerah. Keterlibatan calon pengantin diharapkan dapat melahirkan budaya peduli lingkungan yang dimulai dari lingkungan keluarga.
Kepala KUA Kecamatan Cidahu, H. Andi Rohandi, menyampaikan bahwa program Pepeling merupakan langkah positif dalam mengintegrasikan nilai keagamaan dengan kepedulian terhadap lingkungan hidup.
“Melalui program ini, kami ingin menanamkan kesadaran kepada para calon pengantin bahwa menjaga lingkungan juga merupakan bagian dari tanggung jawab keagamaan dan sosial. Semoga nilai-nilai kepedulian ini dapat diterapkan dalam kehidupan keluarga dan masyarakat,” ujarnya.
Kegiatan berlangsung dengan penuh antusias dan menjadi bagian dari upaya bersama dalam menciptakan generasi keluarga yang tidak hanya religius dan harmonis, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap kelestarian alam demi masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan.
Kontributor: KUA Cidahu
Editor: Dindin M
Fotografer: Humas Kemenag Kabupaten Sukabumi







