Sagaranten (KEMENAG)
Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kecamatan Sagaranten mengikuti Pengajian Rutin Mingguan yang dipusatkan di Aula Kecamatan Sagaranten, Senin (29/6/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari pembinaan mental dan spiritual aparatur dengan fokus pada peningkatan kualitas bacaan Surah Al-Fatihah melalui pembelajaran tahsin.
Pengajian dihadiri oleh Camat Sagaranten beserta jajaran, Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sagaranten, Penyuluh Agama Islam, perwakilan UPTD Pendidikan, UPTD Kesehatan, UPT Pekerjaan Umum, serta para kepala desa se-Kecamatan Sagaranten.
Bertindak sebagai narasumber, Ustaz Kusaeri menyampaikan materi tahsin Surah Al-Fatihah. Dalam pemaparannya, ia menekankan pentingnya memperbaiki bacaan Al-Fatihah karena surah tersebut merupakan rukun dalam setiap rakaat salat.
“Al-Fatihah adalah Ummul Qur’an. Jika bacaannya belum benar, maka kita perlu terus belajar dan memperbaikinya agar ibadah salat yang kita laksanakan semakin sempurna,” ujarnya.
Selama sesi pembelajaran, peserta dibimbing untuk memahami makhraj huruf, sifat huruf, serta hukum mad pada setiap ayat Surah Al-Fatihah. Materi disampaikan secara praktik sehingga peserta dapat langsung memperbaiki pelafalan huruf-huruf yang sering keliru dalam bacaan sehari-hari.
Kepala KUA Sagaranten, Hasim Munawar, menyampaikan bahwa pengajian rutin ini merupakan salah satu bentuk pembinaan yang bertujuan meningkatkan kualitas spiritual aparatur pemerintah.
“Sebagai pelayan masyarakat, ASN tidak hanya dituntut memiliki kompetensi dan integritas dalam menjalankan tugas, tetapi juga perlu terus meningkatkan kualitas ibadah. Melalui pembelajaran tahsin Al-Fatihah ini, kami berharap setiap aparatur semakin baik dalam membaca Al-Qur’an, sehingga salat yang dilaksanakan menjadi lebih khusyuk dan menjadi sumber keberkahan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan tumbuh kesadaran seluruh aparatur untuk terus memperbaiki bacaan Al-Qur’an sebagai bagian dari ikhtiar meningkatkan kualitas ibadah dan penguatan karakter. Pembinaan spiritual yang dilaksanakan secara rutin juga diharapkan mampu membentuk ASN yang profesional, berintegritas, dan berakhlak mulia dalam menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat.
Kontributor: KUA Sagaranten
Editor: Dindin M
Fotografer: Humas Kemenag Kabupaten Sukabumi







