Kabandungan (KEMENAG)
Sebanyak sembilan pasangan calon pengantin mengikuti Bimbingan Perkawinan (Bimwin) yang diselenggarakan KUA Kecamatan Kabandungan, Kamis (3/9/2026). Selain mendapatkan pembekalan mengenai kehidupan berumah tangga, para calon pengantin turut berpartisipasi dalam program Pengantin Peduli Lingkungan (PEPELING) dan penguatan Ekoteologi melalui penyerahan bibit pohon buah-buahan.
Kegiatan Bimwin menjadi bagian penting dalam mempersiapkan calon pengantin sebelum memasuki kehidupan berumah tangga. Pembekalan diberikan untuk membantu calon pengantin memahami berbagai aspek yang berkaitan dengan keluarga, tanggung jawab pasangan, serta kesiapan dalam menjalani kehidupan bersama.
Materi Bimwin disampaikan oleh fasilitator, Hilman, S.Ag., MM., bersama Kepala KUA Kecamatan Kabandungan serta unsur Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kecamatan Kabandungan. Pembekalan diberikan secara terpadu agar calon pengantin memperoleh pengetahuan yang dapat menjadi bekal dalam membangun keluarga.
Selain mengikuti pembekalan, sembilan pasangan calon pengantin menyerahkan bibit pohon buah-buahan sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan. Penyerahan bibit tersebut menjadi bagian dari penguatan program PEPELING sekaligus mendukung gerakan Ekoteologi Kementerian Agama yang mendorong kesadaran menjaga lingkungan sebagai bagian dari nilai kehidupan beragama.
Kepala KUA Kecamatan Kabandungan, Asep Irwan Iskandar, S.Ag., M.H., menegaskan bahwa Bimwin merupakan kegiatan yang wajib diikuti oleh setiap pasangan calon pengantin yang akan melaksanakan pernikahan.
“Bimbingan Perkawinan merupakan kegiatan yang wajib diikuti oleh setiap pasangan calon pengantin. Melalui Bimwin, calon pengantin diberikan bekal agar tidak hanya siap melaksanakan akad nikah, tetapi juga memahami tanggung jawab yang akan dijalani dalam kehidupan berumah tangga,” tegas Asep.
Menurutnya, penyelenggaraan Bimwin juga dapat menjadi ruang untuk menanamkan nilai-nilai kepedulian sosial dan lingkungan kepada calon pengantin. Kehidupan keluarga diharapkan tidak hanya berorientasi pada hubungan internal keluarga, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap lingkungan sekitar.
“Penyerahan bibit pohon ini merupakan bentuk sederhana dari kepedulian calon pengantin terhadap lingkungan. Kami ingin menanamkan pemahaman bahwa membangun keluarga juga harus diiringi dengan kepedulian terhadap alam. Lingkungan yang terjaga akan memberikan manfaat bagi kehidupan keluarga dan masyarakat dalam jangka panjang,” tambahnya.
Program PEPELING dan Ekoteologi memberikan pesan bahwa kepedulian terhadap lingkungan dapat dimulai dari hal-hal sederhana. Menanam dan merawat pohon menjadi salah satu bentuk nyata membangun kebiasaan baik yang dapat diterapkan sejak awal kehidupan berumah tangga.
Keterlibatan DPPKB Kecamatan Kabandungan dalam kegiatan Bimwin juga memperkuat pembekalan calon pengantin dari sisi perencanaan keluarga dan kesiapan menjalani kehidupan berkeluarga. Sinergi lintas sektor tersebut menjadi bagian dari upaya memberikan pembinaan yang lebih menyeluruh kepada calon pengantin.
Melalui Bimwin yang dipadukan dengan PEPELING dan penguatan Ekoteologi, KUA Kecamatan Kabandungan terus berupaya mempersiapkan calon pengantin agar memiliki bekal pengetahuan, kesiapan, dan kepedulian dalam menjalani kehidupan berumah tangga. Dari keluarga yang kuat dan peduli diharapkan tumbuh masyarakat yang semakin harmonis sekaligus memiliki kesadaran untuk menjaga kelestarian lingkungan.
Kontributor: KUA Kabandungan
Editor: Dindin M
Fotografer: Humas Kemenag Kabupaten Sukabumi







