Ciracap (KEMENAG)
Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Ciracap, Rini Ridiswati dan Slamet Rusyadi, melakukan koordinasi dengan pihak SMK Tirtayasa Ciracap terkait rencana pelaksanaan Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS), Kamis (27/8/2026). Koordinasi tersebut dilakukan untuk membahas jadwal sekaligus kesiapan pelaksanaan kegiatan agar dapat berjalan tertib dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik.
Dalam pertemuan tersebut, Rini Ridiswati dan Slamet Rusyadi diterima oleh Kepala SMK Tirtayasa Ciracap, Mamah Rukoyah. Pertemuan berlangsung dalam suasana komunikatif dan menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara KUA dan lembaga pendidikan dalam pembinaan generasi muda.
Pembahasan difokuskan pada penentuan waktu dan kesiapan teknis pelaksanaan BRUS. Koordinasi sejak awal dinilai penting agar kegiatan dapat dilaksanakan secara efektif serta memberikan ruang yang nyaman bagi para siswa untuk memperoleh pembinaan dan berdiskusi mengenai berbagai persoalan yang berkaitan dengan kehidupan remaja.
Kepala KUA Kecamatan Ciracap, H. Sulaeman Jamal, S.Ag., menyampaikan apresiasi kepada pihak SMK Tirtayasa atas keterbukaan dan dukungan terhadap rencana pelaksanaan BRUS.
“Kami menyampaikan apresiasi kepada Ibu Kepala SMK Tirtayasa beserta jajaran atas sambutan dan kerja samanya. BRUS merupakan ikhtiar KUA untuk hadir lebih dekat dengan remaja, memberikan pembinaan, sekaligus membekali mereka dengan pemahaman yang baik dalam menghadapi masa depan,” ujar H. Sulaeman Jamal.
Ia menambahkan, pembinaan remaja membutuhkan sinergi antara keluarga, sekolah, pemerintah, dan unsur keagamaan. Karena itu, kerja sama dengan satuan pendidikan menjadi bagian penting dalam memperluas jangkauan penyuluhan kepada generasi muda.
“Kami berharap koordinasi ini menjadi awal dari kerja sama yang berkelanjutan. Sekolah memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan wawasan peserta didik, sementara KUA melalui Penyuluh Agama dapat memberikan penguatan dari sisi keagamaan dan persiapan menghadapi kehidupan berkeluarga,” tambahnya.
Penyuluh Agama KUA Ciracap juga berharap pelaksanaan BRUS nantinya dapat menjadi ruang edukasi yang komunikatif dan sesuai dengan karakter remaja. Materi pembinaan diharapkan dapat membantu peserta didik memahami pentingnya menjaga diri, membangun karakter, serta mempersiapkan masa depan secara positif.
Melalui koordinasi tersebut, KUA Ciracap terus menguatkan kolaborasi dengan lembaga pendidikan sebagai bagian dari upaya menghadirkan pembinaan remaja yang edukatif, komunikatif, dan berkelanjutan. BRUS diharapkan dapat menjadi salah satu ruang bagi remaja untuk memperoleh pengetahuan dan pendampingan dalam mempersiapkan masa depan yang lebih baik.
Kontributor: KUA Ciracap
Editor: Dindin M
Fotografer: Humas Kemenag Kabupaten Sukabumi







