Gunungguruh (KEMENAG)
Workshop Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) dan Sosialisasi Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Bahasa Indonesia MTs Kabupaten Sukabumi serta bedah buku perangkat pembelajaran Kurikulum Berbasis Cinta mata pelajaran Bahasa Indonesia dilaksanakan di MTs S. Hikmatunizdom, Sub KKM Gunung Guruh, Kabupaten Sukabumi, Jumat (21/8/2026).
Kegiatan diikuti oleh guru-guru Bahasa Indonesia, wakil kepala madrasah bidang kurikulum, serta kepala madrasah se-wilayah Sub KKM Gunung Guruh. Kegiatan menjadi ruang bersama bagi para pendidik untuk memperkuat pemahaman terhadap penerapan Kurikulum Berbasis Cinta dalam proses pembelajaran.
Workshop menghadirkan tiga narasumber, yakni Eri Fatihah, S.Pd.I., M.Pd., Dr. Yeni Qurotul Aeni, S.Sos., S.Pd.I., M.Pd.I., serta Ilis Yulianti, S.Pd. Materi yang disampaikan mencakup penguatan Kurikulum Berbasis Cinta serta pembahasan perangkat pembelajaran mata pelajaran Bahasa Indonesia.
Ketua MGMP Bahasa Indonesia MTs Kabupaten Sukabumi, H. Ayi Rosmayadi, S.H.I., mengatakan bahwa kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya MGMP dalam membantu guru meningkatkan kualitas pembelajaran.
“MGMP menjadi wadah bagi guru untuk saling berbagi pengalaman, memperkuat kompetensi, dan menyamakan pemahaman dalam menerapkan pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Melalui Kurikulum Berbasis Cinta, kami berharap pembelajaran Bahasa Indonesia dapat berlangsung lebih humanis dan memberikan ruang bagi tumbuhnya karakter siswa,” ujarnya.
Sementara itu, JFU Tenaga Kependidikan Kemenag Kabupaten Sukabumi, H. Dede Kusumadinata, S.E., menyampaikan bahwa penguatan kompetensi guru perlu dilakukan secara berkelanjutan seiring dengan perkembangan kebijakan dan kebutuhan pendidikan di madrasah.
“Workshop seperti ini penting untuk memastikan para guru memiliki pemahaman yang sama sekaligus mampu menerjemahkan kebijakan kurikulum ke dalam praktik pembelajaran. Perangkat pembelajaran yang baik akan membantu guru melaksanakan proses pendidikan secara lebih terarah,” ungkapnya.
Selain memperoleh materi, peserta juga mengikuti bedah buku perangkat pembelajaran Kurikulum Berbasis Cinta mata pelajaran Bahasa Indonesia. Forum tersebut memberikan kesempatan kepada guru untuk mendiskusikan isi perangkat, berbagi pengalaman, serta memperkuat pemahaman terhadap penerapannya di madrasah.
Melalui kegiatan tersebut, MGMP Bahasa Indonesia MTs Kabupaten Sukabumi terus mendorong peningkatan kompetensi dan kolaborasi antarguru. Penguatan Kurikulum Berbasis Cinta diharapkan dapat menghadirkan pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga menumbuhkan karakter, kepedulian, dan nilai-nilai positif pada peserta didik.
Kontributor: MGMP Bahasa Indonesia
Editor: Dindin M
Fotografer: Humas Kemenag Kabupaten Sukabumi







