Lengkong (KEMENAG)
Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Lengkong, Rismayadi, S.Ag., menjadi pemateri dalam kegiatan Majelis Taklim Aparatur (MTA) Kecamatan Lengkong yang dilaksanakan di KDMP Desa Tegallega, Selasa (11/8/2026). Kegiatan tersebut mengangkat tema “Muharromatunnikah” yang membahas ketentuan fiqih terkait hal-hal yang dilarang dalam pernikahan.
Kegiatan diikuti para penyuluh agama Islam KUA Lengkong serta dihadiri Camat Lengkong yang baru, H. Dadun Abdul Kohar, S.Ip., M.Si., bersama para kepala seksi. Hadir pula Ketua MUI, Ketua DMI, Ketua FPP Kecamatan Lengkong, Kepala Desa Tegallega beserta perangkat desa, tokoh masyarakat, kader, RT, RW, kepala dusun, serta guru ngaji.
Dalam penyampaiannya, Rismayadi menjelaskan berbagai ketentuan dalam fikih pernikahan, khususnya mengenai hal-hal yang termasuk muharromatunnikah. Materi tersebut disampaikan sebagai bagian dari penguatan pemahaman keagamaan masyarakat agar pelaksanaan kehidupan keluarga senantiasa berjalan sesuai dengan tuntunan syariat.
Kegiatan MTA menjadi salah satu ruang bagi penyuluh agama untuk menyampaikan bimbingan keagamaan sekaligus membangun komunikasi dengan aparatur dan berbagai unsur masyarakat. Kehadiran para tokoh dan pemangku kepentingan juga memperkuat sinergi dalam menyampaikan edukasi keagamaan di tingkat kecamatan dan desa.
Kepala KUA Kecamatan Lengkong, Apip Radiana, menyampaikan bahwa kegiatan MTA memiliki nilai penting sebagai sarana memperkuat pemahaman keagamaan sekaligus membangun sinergi antara KUA, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan masyarakat.
“Melalui MTA, penyuluh agama memiliki ruang untuk memberikan pemahaman keagamaan yang dekat dengan kebutuhan masyarakat. Kami berharap materi yang disampaikan dapat menjadi bekal dalam menjalani kehidupan, khususnya dalam membangun keluarga yang sesuai dengan tuntunan agama,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa KUA Lengkong akan terus mendorong keterlibatan penyuluh dalam berbagai kegiatan pembinaan masyarakat. Sinergi dengan pemerintah dan tokoh agama diharapkan semakin memperluas manfaat bimbingan keagamaan sehingga nilai-nilai keislaman dapat terus hadir dalam kehidupan masyarakat.
Kegiatan berlangsung dalam suasana khidmat dan interaktif. Kehadiran berbagai unsur masyarakat menunjukkan bahwa MTA tidak hanya menjadi forum penguatan spiritual aparatur, tetapi juga ruang membangun kolaborasi dalam pembinaan keagamaan dan kemasyarakatan di Kecamatan Lengkong.
Kontributor: KUA Lengkong
Editor: Dindin M
Fotografer: Humas Kemenag Kabupaten Sukabumi







