Warungkiara (KEMENAG)
Alwasilah Lilhasanah Islamic Boarding School menyelenggarakan Pelatihan Pelopor Kurikulum Berbasis Cinta selama dua hari, Selasa–Rabu (4–5/8/2026), di Aula Sulaiman Alwasilah Lilhasanah. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas pendidikan melalui penguatan kompetensi pendidik di lingkungan Alwasilah Lilhasanah dalam mengimplementasikan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC).
Pelatihan menghadirkan narasumber Dr. Wati Solihat Sukmawati, S.S., M.Pd., Widyaiswara Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Keagamaan Kementerian Agama. Sebanyak 60 guru dan tenaga kependidikan dari jenjang Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), dan Madrasah Aliyah (MA) di bawah binaan Kementerian Agama Kabupaten Sukabumi mengikuti kegiatan yang berlangsung setiap hari pukul 07.30 hingga 16.00 WIB.
Kepala MTs Al-Wasilah 02, Hj. Iis Suryati, S.Ag., M.Pd.I., menyampaikan bahwa pelatihan ini bertujuan meningkatkan kapasitas pendidik agar mampu mengimplementasikan pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga pembentukan karakter peserta didik.
“Melalui pelatihan ini, kami berharap para guru dapat menjadi pelopor dalam menerapkan Kurikulum Berbasis Cinta di lingkungan madrasah. Pendidikan yang berlandaskan kasih sayang akan melahirkan peserta didik yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki akhlak mulia dan karakter yang kuat,” ujarnya.
Sementara itu, narasumber Dr. Wati Solihat Sukmawati menjelaskan bahwa Kurikulum Berbasis Cinta merupakan pendekatan pembelajaran yang menempatkan nilai-nilai kasih sayang, penghormatan terhadap martabat manusia, dan penguatan karakter sebagai fondasi utama dalam proses pendidikan.
“Guru memiliki peran strategis sebagai teladan dalam membangun budaya belajar yang humanis. Melalui Kurikulum Berbasis Cinta, peserta didik didorong untuk berkembang secara utuh, baik dari aspek spiritual, intelektual, sosial, maupun emosional,” jelasnya.
Melalui pelatihan ini, para peserta dibekali pemahaman konseptual sekaligus strategi implementasi Kurikulum Berbasis Cinta dalam pembelajaran di madrasah. Diharapkan, para pendidik mampu menjadi agen perubahan yang menghadirkan suasana belajar yang ramah, inspiratif, dan berpusat pada penguatan karakter, sehingga dapat mendukung peningkatan mutu pendidikan madrasah di Kabupaten Sukabumi.
Kontributor: Alwasilah Lilhasanah
Editor: Dindin M
Fotografer: Humas Kemenag Kabupaten Sukabumi







